in

Angka Covid-19 Melandai, Dewan Setuju Adanya Pelonggaran

Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman.

 

HALO SEMARANG – Selama PPKM Darurat atau PPKM level 4, diklaim efektif menurunkan angka Covid-19 di Kota Semarang. Dari data pada laman siagacorona.semarangkota.go.id, hingga Senin (2/8/2021), tercatat hanya ada 916 penderita Covid-19. Sebanyak 574 merupakan warga Semarang dan 342 warga luar kota.

“Penurunan ini berdampak pada turun Bed Occupancy Ratio (BOR) isolasi terpusat ataupun rumah sakit. Saat ini BOR semakin turun, tinggal 32 persen. Banyak tempat isolasi kosong,” kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Selasa (3/8/2021).

Hendi menejelaskan, jika jumlah penderita itu menunjukkan grafik membaik, dibanding sebelum PPKM yang sampai 3.000an kasus.
Meski kasus terus menurun, ia meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kemarin kalau kita abai dengan prokes dan tidak vaksin, lebih sulit dari pada yang sudah,” ujar Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman menyetujui adanya pelonggaran meski PPKM diperpanjang sampai 9 Agustus 2021 mendatang. Apalagi banyak masyarakat yang mengeluhkan dan meminta adanya pelonggaran selama pemberlakuan PPKM Darurat.

“Kemarin pembahasannya, seandainya ada pengaruh dari PPKM, akan kembali ke masing-masing daerah untuk mengatur. Ini disambut baik dan ditunggu masyarakat,” harap Pilus, sapaan akrabnya.

Masyarakat, lanjut Pilus, banyak yang meminta segera diberi kelonggaran. Tujuannya agar perekonomian tetap berjalan, namun harus dengan catatan mentaati aturan yang sudah diatur dan ditetapkan pemerintah.

“Masyarakat ini kan sudah merasakan dampak PPKM dan nggak enak, insyaAllah ke depan lebih manut dan disiplin prokes,” katanya.

Pilus menilai jika pelonggaran bisa dilakukan bertahap. Jika sebelumnya wajib take away dan tutup pukul 20.00 WIB untuk makan di warung makan, saat ini bisa makan di tempat meski dibatasi waktu dan kapasitas.

“Harapannya tentu ada penambahan jam operasional bagi pengusaha. Nanti kalau turun lagi tempat ibadah misalnya bisa dibuka,” imbuh Pilus.

Politisi PDI-Perjuangan ini menilai saat ini penanganan pandemi Covid-19 sudah sangat baik. Kerja sama antara Pemkot dan Forkopimda dalam menangani pandemi dinilai berhasil menurunkan kasus Covid-19 di Kota Semarang.(HS)

Share This

Bawaslu Jateng: Peserta SKPP Dasar Disyaratkan Telah Vaksin

Pengawasan Protokol Kesehatan Di Kendal Diperketat