in

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Ini Yang Dilakukan Pemkot Semarang

Kawasan Simpanglima Kota Semarang ditutup sementara dari aktivitas masyarakat karena kasus Covid-19 melonjak tinggi.

 

HALO SEMARANG – Akibat melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Semarang, kawasan Simpanglima Semarang terpaksa ditutup sementara dari aktivitas masyarakat. Penutupan tersebut dilakukan mulai Kamis (17/6/2021) malam.

Pemerintah Kota Semarang terus berupaya menekan laju pergerakan Covid-19. Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, segala aktivitas masyarakat dibatasi.

Kepala Disperkim Kota Semarang, Ali mengatakan, guna menghindari adanya kerumunan, sejumlah tempat publik seperti kawasan Simpanglima dibebaskan dari aktivitas masyarakat.

“Mulai hari ini semua aktivitas kumpul-kumpul, sepedaan, odong-odong, dan lain sebagainya ditutup,” ujarnya, Kamis (17/6/2021).

Selain itu, Ali mengungkapkan, terdapat dua taman lain yang bernasib sama, yaitu Taman Indonesia Kaya dan Taman Bangetayu. Penutupan ketiga tempat itu, menurut Ali, dilakukan hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan.

“Nanti akan dibuka lagi kalau angka Covid-19 sudah turun,” ungkapnya.

Sementara itu, terhitung 18 Juni hingga 3 Juli 2021, terdapat delapan ruas jalan di pusat Kota Semarang diberlakukan penutupan 24 jam.
Delapan ruas jalan tersebut di antaranya, Jalan Gemah Raya, Jalan Letjend Soeprapto Kota Lama, Jalan Ngesrep Timur V, Jalan Imam Bardjo, Pleburan, Jalan Klampisan Raya, Jalan Supriyadi Gayamsari, Jalan Lamper Tengah, dan Jalan Suratmo.

Berdasarkan pengakuan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Endro Pudyo, penutupan sejumlah ruas jalan tersebut dipilih untuk mengurangi mobilitas warga.

“Ini mengingat imbas angka kenaikan Covid-19 di Kota Semarang sudah sangat tinggi, maka kita perlu menekan mobilitas masyarakat. Mulai hari Jumat (18/6/2021) pukul 20.00 WIB berlaku selama 24 jam sampai Jumat (2/7/2021) ada delapan jalan ditutup total,” tutur Endro.

Ia meminta kepada masyarakat untuk bisa bekerja sama mentaati peraturan yang ada, serta menerapkan protokol kesehatan selama beraktivitas.

“Untuk masyarakat mohon kerja samanya agar menaati aturan yang ada,” ujar Endro.

Menurut Dinas Kesehatan Kota Semarang dari laman resmi informasi Covid-19 siagacorona.semarangkota.go.id pada hari Minggu (27/6/2021) total kematian akibat Covid-19 di Kota Semarang ada 2.512 kasus.(Vina Shintia, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Semarang-HS)

Share This

Tempat Tidur dan Rumah Sakit Darurat Terus Ditambah, Ganjar Kejar Kebutuhan Alkes dan Nakes

PSIS Tundukkan PSIM 2-0 Di Laga Uji Coba