in

Andalkan Serangga Ini saat Pandemi, Peternak di Karanganyar Kini Hasilkan 7 Ton Perbulan

Peternakan Jangkrik di Dusun Bakdalem, Desa Sukosari, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar. (Foto : Karanganyarkab.go.id)

 

HALO KARANGANYAR – Wakil Bupati Karanganyar, H Rober Christanto SE MM berharap Dusun Bakdalem, Desa Sukosari, Kecamatan Jumantono dapat menjadi sentra budi daya jangkrik untuk Solo raya.

Dia berharap para peternak menekuni dan mengembangkan usaha tersebut, untuk menjawab permintaan pasar yang tinggi.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Karanganyar, H Rober Christanto SE MM dalam acara halalbihalal para peternak jangkrik, Minggu (15/05/2022).

“Peternak jangkrik sangat potensial secara ekonomi. Dengan masa panen yang 30 hari dan proses perawatannya sangat mudah membuat Dusun Bakdalem harus bisa menjadi sentra Jangkrik,” kata Rober Christanto, seperti dirilis Karanganyarkab.go.id.

Menurut Bagus Pamudi, salah satu peternak jangkrik untuk pakan burung, saat ini sudah ada 60 peternak jangkrik di desanya, yang siap memenuhi pasar pakan burung di kawasan Solo raya. Mereka bisa menghasilkan 7 ton per bulan, dengan penghasilan Rp 250 juta.

“Pandemi membuat kami terus belajar agar ekonomi masyarakat tetap berjalan. Salah satunya adalah berternak jangkrik dan hasil cukup menjanjikan,” kata Bagus Pamudi.

Namun demikian pihaknya saat ini mengalami kendala permodalan, untuk melayani permintaan yang tinggi.

“Kami memang membutuhkan batuan modal usaha yang lebih besar dari Pemerintah. Sebab permintaan pasar per bulannya sekitar 13-15 ton. Sedangkan kami baru bisa menyediakan 7 ton per bula,” kata dia. (HS-08)

Wabup Pati Berharap IPM Dukung Percepatan Pemulihan Ekonomi

Tantang Mahasiswa untuk Sukses, Wabub Karanganyar Cerita Budi Daya Ayam Petelur