in

AMPHURI Jateng Tunggu Keputusan Pelaksanaan Ibadah Umrah

Ilustrasi pelaksanaan ibadah umrah, dok: pixabay.com

 

HALO SEMARANG – Ibadah umrah yang sebelumnya mengalami penundaan dampak pendemi, kemungkinan akan kembali dibuka. Turunnya kasus Covid-19 di berbagai negara termasuk Indonesia mendorong Pemerintah Arab Saudi mengizinkan kembali pelaksanaan ibadah tersebut.

“Intinya akan dibuka lagi umrah untuk Indonesia, ini karena baiknya penanganan Covid-19 di Indonesia,” ungkap Ketua Asosiasi Muslim Penyelengara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Jawa Tengah (Jateng), Endro Dwi Cahyono, Kamis (14/10/2021).

Endro menyebut kondisi itu terjadi lantaran adanya nota diplomatik antara Pemerintah Arab Saudi bersama Pemerintah Indonesia.
Walau dimungkinkan dilangsungkan kembali ibadah umrah, menurutnya, hal itu belum berarti masyarakat Indonesia dapat langsung menjalankan ibadah umrah.

“Pemerintah Arab Saudi masih berkoordinasi dengan Pemerintah Indonesia terkait ketentuan umrah,” ujarnya.

Ia mengatakan, pembahasan mekanisme tersebut merupakan upaya penyesuaian pelaksanaan ibadah umrah di tengah pandemi aman, dan nyaman.

Hal itu, lanjutnya, menjadi angin segar bagi pihaknya untuk melayani keberangkatan calon jemaah umrah asal Indonesia.

“Belum final tapi patut disyukuri, karena sebelumnya umrah tidak dibuka, bahkan penyelengara umrah saat tinggi-tingginya angka Covid-19 tidak bisa apa-apa,” katanya.

Endro memaparkan, jumlah calon jemaah umrah yang sebelumnya telah memenuhi persyaratan dan siap diberangkatkan sekitar 60 ribu orang.

“Jumlahnya yang tertunda banyak, di sistem informasi milik Kemenag ada sekitar 60 ribuan jamaah yang siap berangkat umrah namun tertunda karena pandemi,” paparnya.

Endro memastikan, sebagai penyelengara haji dan umrah, pihaknya menjalankan prosedur yang telah diputuskan oleh pemerintah. Ia juga menaruh perhatian terhadap adanya penipuan dengan modus pemberangkatan calon jemaah umrah di masa pandemi.

“Belum ada laporan dari anggota kami yang berjumlah 28 penyelengara umrah dan haji. Namun kami tetap melakukan verifikasi dan interview kepada anggota untuk mengantisipasi nama AMPHURI disalahgunakan,” ucapnya.(HS)

Share This

Polres Salatiga Salurkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kecil

Inilah Program Kredit PLO Bank Jateng, Apa Saja Syaratnya