Ambles, Warga Berharap Jembatan Kali Bulanan Weleri Segera Dibangun

Petugas Dinas PUPR Kabupaten Kendal melakukan pengukuran dan pemasangan portal pembatas di Jembatan Kali Bulanan di Desa Weleri Kecamatan Weleri, Kendal.

 

HALO KENDAL – Jembatan Kali Bulanan di Desa Weleri Kecamatan Weleri, dipasangi portal jalan setinggi satu meter untuk pembatasan kendaraan yang melintas.

Hal itu karena di tengah jembatan dan permukaan jalan yang ambles sedalam 13,5 cm.

Sebelumnya, akses jalan yang menghubungkan Weleri-Gemuh dan sebaliknya itu terputus akibat amblesnya badan jembatan. Namun Kamis siang (25/3/2021) akses kembali dibuka karena ada permintaan warga dan RSI Kendal.

Jembatan yang dibangun pada tahun 1989 ini merupakan akses penghubung antardesa di kecamatan tersebut.

Dengan usia yang sudah cukup tua, jembatan ini dinilai oleh warga setempat sudah tidak layak lagi digunakan sebagai sarana penghubung seperti sekarang.

Menurut penuturan salah seorang warga, Sapari, selain ambles jembatan Bulanan memang sudah selayaknya dibangun ulang. Sebab sudah terjadi penurunan di tengah jembatan.

“Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah agar akses warga setempat bisa pulih kembali,” ungkapnya kepada halosemarang.id.

Sementara itu menurut salah satu petugas Dinas PUPR Kabupaten Kendal, Subandi, permukaan jalan beserta bagian tengah jembatan ambles cukup dalam, yang mengakibatkan kendaraan besar tidak dapat lagi melintasi.

Neski begitu, jembatan tetap dibuka dengan pembatasan, karena ada permintaan dari RSI Kendal untuk jalur ambulance.

“Untuk itu kita buka kembali akses jembatan bulanan dengan memasang portal supaya truk tidak bisa lewat,” jelas Subandi.

Di sisi lain, menurut pengakuan salah seorang pengemudi mobil yang melintas, Dian, dirinya merasa kesulitan saat melintasi portal yang dipasang pihak berwenang.

“Jalurnya nge-press banget sama bodi mobil. Spion mobil kami harus dilipat dulu agar tidak mengenai besi,” ungkapnya.

Dirinya berarap, besi portal juga dicat agar terlihat oleh pengendara.

“Karena jika malam hari akan berbahaya juga buat pengendara motor,” pungkas Dian.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.