Amankan Pembalap dengan Kontrak Cepat

Lin Jarvis/dok.

 

HALO SPORT – Tim pabrikan Monster Energy Yamaha tahu persis apa yang perlu dilakukan untuk mengamankan jasa pembalapnya pada MotoGP 2021.

Lin Jarvis, bos Monster Energy Yamaha, memilih melakukan kontrak cepat untuk mencegah pembalap mereka dibajak tim lain. Strategi ini diterapkan demi ambisi skuad yang bermarkas di Lesmo, Italia itu.

‘’MotoGP adalah olahraga yang kompetitif di dalam dan di luar sirkuit. Selain Yamaha, ada enam tim lain yang paham pentingnya arti pembalap untuk memenuhi target juara mereka,’’ ungkap Jarvis seperti dilansir dari Crash.

Menurut Lin, Yamaha tidak ingin ditikung tim lain. Dia mengaku tak menyesal karena tidak memboyong Franco Morbidelli ke tim pabrikan meski pembalap Italia itu sukses menjadi runner up pada musim MotoGP 2020.

‘’Hasil musim lalu takkan mengubah keputusan kami. Pencapaian Morbidelli sangat bagus dan menempatkannya pada posisi yang kuat, tetapi dia akan bertahan di Yamaha hingga 2022 kalau kami mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak,’’ ujarnya.

Jarvis menuturkan pada dasarnya pemilihan pembalap tak ubahnya seperti berjudi. Yang pasti, pihaknya sudah memutuskan berdasarkan informasi dan ekspektasi yang ada.

Yamaha bakal habis-habisan musim ini. Tim Garpu Tala tidak mau tertinggal dari Suzuki, Honda, dan Ducati.

Musim lalu, gelar juara pembalap jadi milik Suzuki. Empat musim sebelumnya didominasi Honda melalui Marc Marquez.

Yamaha kali terakhir juara lewat Jorge Lorenzo pada 2015. Jarvis berharap duet Maverick Vinales dan Roberto Quartararo mampu mengulang kejayaan Lorenzo.

Berkaca dari musim lalu, Yamaha kencang pada seri-seri awal. Namun, mereka menurun setelah memasuki paruh kedua musim.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.