in

Alun-Alun, Cafe dan Supermarket di Kebumen Dibatasi sampai Jam 21:00

Bupati Arif Sugiyanto memimpin Rapat Satgas penananganan Covid-19, di Gedung F, Kompleks Sekda, beberapa waktu lalu. (Foto : Kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Pemerintah Kabupaten Kebumen, kembali menerapkan PPKM Mikro dan jam malam untuk alun-alun, cafe, dan supermarket. Kebijakan tersebut diambil, karena jumlah kasus Covid-19 di wilayah Kebumen sempat naik dua kali lipat.

Kebijakan yang mulai diterapkan, Rabu (2/6) tersebut akan berlaku selama 14 hari tersebut. “Salah satunya disepakati, bahwa alun-alun, cafe, dan supermaket kami batasi sampai pukul 21.00 WIB. Para pengunjung di supermaket juga kami minta dibatasi, maksimal satu jam. Tidak boleh berlama-lama,” kata Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, seperti dirilis Kebumenkab.go.id.

Bupati juga mengingatkan kepada semua pemerintah desa dan kecamatan di zona merah dan orange, atau terdapat peningkatan kasus Covid-19, untuk wajib meniadakan kegiatan berskala besar, seperti hajatan atau pentas seni.

“Kemudian yang masuk zona hijau atau kuning, masih diizinkan menggelar kegiatan kemasyarakatan, tapi syaratnya wajib membuat surat pernyataan untuk mentaati prokes,” jelas Bupati.

Masyarakat harus melapor kepada pemerintah setempat, jika ingin membuat kegiatan hajatan dengan melampirkan surat pernyataan, yang diisi materai bagi yang masuk zona hijau dan kuning.

“Salah satu syaratnya tamu undangan harus dibatasi 30 persen dari kapasitas, wajib prokes. Nanti juga akan disediakan rapid test antigen oleh Dinas Kesehatan. Jika ada yang reaktif, kegiatan harus dihentikan,” jelasnya.

Arif menegaskan pendisiplinan masyarakat dalam penerapan prokes perlu ditingkatkan. Ia meminta, pemerintah kecamatan dan desa terus berperan aktif melakukan imbuan dan penanganan di masyarakat untuk taat terhadap aturan yang berlaku.

“Kecamatan dan Pemerintahan Desa harus mampu mengkondisikan kegiatan masyarakat mentaati prokes dengan baik, kalau ada melanggar kita jangan ragu menindak dengan menegur dan menertibkan mereka. Ini semata-mata untuk kebaikan kita bersama,” tandasnya. (HS-08)

Share This

Naik BRT Bisa Bayar Tiket dengan Botol Plastik

Gibran Berharap UMS Ikut Majukan Solo Raya