in

Aliran Air PDAM Kebumen Kembali Normal, Koordinasi Terus Ditingkatkan

Pembangunan drainase di Jalan Soekarno Hatta Kebumen. (Sumber : kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Aliran air ke pelanggan Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa Kebumen, saat ini sudah kembali normal, setelah sebelumnya mati akibat kebocoran pipa di Jl  Soekarno Hatta.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa Kebumen, Zein Musta’in mengatakan kebocoran tersebut terjadi, akibat terkena ekskavator yang digunakan untuk pembangunan drainase.

“Alhamdulillah semua sudah kembali normal, bahkan kemarin sebagian juga ada yang sudah hidup, dan sekarang sudah bisa teratasi,” kata Zein, Sabtu (16/7/2022), seperti dirilis kebumenkab.go.id.

Zein mengatakan agar peristiwa tersebut tidak terulang, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kebumen, Telkom, dan konsultan, terkait pengerjaan pembangunan drainase tersebut.

“Koordinasi terus kami tingkatkan, agar ke depan tidak terjadi lagi kebocoran. Sejak awal kami juga sudah melakukan komunikasi dengan Dinas PUPR, dengan Telkom dan kosultan tentang tata letak pipa air. Hanya saja kadang ketika di lapangan bisa terjadi masalah, ini yang kemudian kami tata lagi, dengan pengawasan yang lebih ketat. Insya Allah sudah tidak ada kerusakan lagi,” kata dia.

Zein menyatakan, akibat terhentinya aliran air, sekurang-kurangnya 9.000 pelanggan terkena dampak.

Namun saat ini sudah kembali teraliri, walaupun pada awalnya masih ada beberapa yang volumenya kecil. Hal itu karena butuh waktu empat sampai lima jam, untuk aliran air kembali normal.

Zein pun mengimbau kepada seluruh pelanggan PDAM agar menyediakan tandon di rumah masing-masing, agar ke depan ketika pasokan air terhenti, mereka sudah memiliki cadangan air yang bisa digunakan dalam kondisi darurat.

“Saya mengimbau kepada pelanggan untuk bisa menyediakan tandon di rumah masing-masing. Tandon ini penting untuk cadangan air, jadi ketika nanti ada pemadaman air, masyarakat sudah memiliki cadangan air,” terangnya.

Kepala Dinas PUPR Haryono Wahyudi menambahkan, sejak terjadi kerusakan, pihaknya bersama PDAM langsung melakukan penanganan di lokasi. Kerusakan pipa terjadi karena ketinggiannya bervariasi tidak semua lurus, sehingga ada beberapa yang kemudian kena ekskavator.

“Jadi ini karena letak pipa air yang memang ketinggiannya yang tidak sama, sehingga ketika penggalian ada yang terkena alat berat. Tapi ini sudah bisa teratasi, dan kita terus lakukan pemantuan dan pembenahan, sehingga ke depan kita yakin tidak ada lagi kerusakan,” ucapnya.

Pembangunan drainase ini kata dia, ditargetkan selesai sampai Desember tahun ini dari Jalan Soekarno Hatta sampai Sutoyo. Masing-masing drainase dibuat dua arah yang akan tersambung ke Sungai Lukulo. Pengerjaan drainase ini dilakukan untuk mengatasi persoalan banjir di Kota Kebumen yang terjadi sejak 2017 lalu.  (HS-08)

Pengendara Terjatuh Jadi Viral, Kerusakan Jalan Kebon Bayat Klaten segera Ditangani

Semester Pertama 2022, Baznas Cilacap Himpun Dana ZIS Rp 8 Miliar