in

Alih Fungsi, Asrama Haji Lampung Siap  Terima Pasien Covid-19

Gedung Multazam Asrama Haji Lampung yang dialihfungsikan menjadi rumah sakit darurat khusus Covid-19. (Foto : Kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG – Pemerintah kembali mengalihfungsikan UPT Asrama Haji menjadi Rumah Sakit Covid-19. Setelah Asrama Haji Jakarta Pondok Gede dan Asrama Haji Sudiang Makassar beralih fungsi sementara menjadi RS Covid-19, kali ini giliran Asrama Haji Lampung.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan alih fungsi sementara asrama haji menjadi rumah sakit ini, merupakan wujud komitmen Kementerian Agama untuk turut serta dalam penanggulangan Covid-19, yang masih mewabah di Indonesia.

“Seperti yang pernah saya sampaikan beberapa kali, bahwa ada 25 asrama haji di seluruh Indonesia yang bisa digunakan sebagai tempat isolasi atau bahkan bisa dialih fungsikan menjadi rumah sakit bagi pasien Covid 19,” kata Menag, saat meninjau penggunaan Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Ekstensi Asrama Haji Lampung, di Bandar Lampung, bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Minggu (8/8).

Dia mengatakan Kementerian Agama, sangat memberikan perhatian pada segala upaya untuk menangani wabah ini. “Kementerian Agama sangat concern dengan wabah ini, kami siap membantu sekuat tenaga,” imbuh Menag.

Selain penggunaan Asrama Haji di seluruh Indonesia, Menag juga mengatakan bahwa semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama, saat ini sudah ikut serta dalam upaya mengedukasi masyarakat, akan bahaya Covid-19 dan cara pencegahannya.

Bahkan para penyuluh agama di seluruh Indonesia, menjadi garda terdepan dalam menyukseskan misi menyelamatkan rakyat ini.

“Penyuluh agama yang jumlahnya puluhan ribu orang itu, masih bekerja memberikan edukasi pada masyarakat betapa bahayanya wabah ini,” kata Menag, seperti dirilis Kemenag.go.id.

Tampak hadir pada peninjauan Rumah Sakit  ini Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Direktur Utama Pertamina Nieke Widyawati, Direktur Pertamedika IHC Fathema Djan Rahmat dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Juanda Naim.

Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, mengatakan kerja sama Kemenag dan Kementerian BUMN terkait rumah sakit Covid-19 ini, adalah yang kedua kalinya setelah sebelumnya sama sama  meresmikan Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ) Ekstensi Arafah di Asrama Haji Pondok Gede.

“Hari ini kami membuktikan bagaimana pemerintah hadir untuk rakyat tanpa lelah, cepat dan dengan bergotong-royong,” ucap Erick.

Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Ekstensi Asrama Haji Lampung di Bandar Lampung, dipersiapkan dalam waktu hanya tiga hari, karena tingginya kasus penderita Covid-19 di Lampung.

Pada tahap 1 ini, rumah sakit akan menyediakan 123 tempat tidur. Terdiri atas level ICU dan HCU 24  tempat tidur dan 99 tempat tidur isolasi. Rumah sakit ini juga dilengkapi 10 Ventilator invasif HFNC atau 14 ventilator non invasif, mesin X Ray,  USG, dan echocardiografi .

Rumah Sakit Bintang Amin Ekstensi Asrama Haji Lampung, akan mulai beroperasi Selasa, 10 Agustus 2021. RS ini akan menangani jenis pelayanan untuk kasus ringan, sedang, hingga berat. (HS-08)

Share This

Mahasiswa KKN Undip Beri Sosialisasi dan Ajarkan Pembuatan Pupuk ke Warga Optimalkan Pertanian Agrikultur

Target Pertumbuhan 2021, Butuh Capaian Tinggi pada Dua Kuartal