Akibat Pandemi, Kunjungan Wisata Di Klaten Turun

Foto : Klatenkab.go.id

 

HALO KLATEN – Pandemi Covid-19 yang merebak sejak setahun lalu, memberikan dampak besar pada sektor pariwisata. Tak terkecuali pariwisata di Kabupaten Klaten.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Sri Nugroho, mengatakan setahun pandemi Covid-19, jumlah kunjungan di objek wisata mengalami penurunan drastis.

Dari 137 objek wisata di Kabupaten Klaten, jumlah kunjungan rata-rata hanya sekitar 2.500 pengunjung per hari.

“Biasanya jumlah (kunjungan) wisata per hari sampai 16 ribu (pengunjung). Tapi sekarang rata-rata 2.500 (pengunjung) per hari,” katanya seperti dirilis Klatenkab.go.id, Selasa (9/3).

Menurutnya kekhawatiran masyarakat terhadap penyebaran Covid-19 berdampak besar terhadap kunjungan. Padahal objek wisata di Kabupaten Klaten, sudah kembali dibuka meski dengan pembatasan jumlah kunjungan dan jam operasional.

“Masyarakat mau berpergian juga masih pada takut,” ujarnya.

Kabupaten Klaten memiliki 137 objek wisata, terdiri atas 47 objek wisata alam, 32 objek wisata air, 50 objek wisata religi, dan 8 objek wisata sejarah.

Sri menambahkan meski dibuka untuk masyarakat, pihaknya masih mengoptimalkan fungsi Satgas Objek Wisata. Hal ini dilakukan untuk memastikan aturan tetap dipatuhi, termasuk protokol kesehatan (prokes) di obyek wisata.

“Satgas objek wisata kami minta tetap melakukan pengawasan kepada pengunjung tentang protokol kesehatan dan satgas selalu memantau untuk memberikan pembinaan supaya protokol kesehatan benar-benar tetap dilakukan dengan disiplin,” ungkapnya.

Selain disiplin prokes, objek wisata di Klaten masih menerapkan pembatasan 30 persen kapasitas pengunjung dan jam operasional hingga pukul 15.00 WIB. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.