Akibat Diguyur Hujan Deras, Sungai Meluap, Dua Orang Diduga Hanyut

Pencarian korban hanyut terseret banjir di Desa Bebengan, Kecamatan Boja, Kendal, Kamis (19/11/2020). (Foto dok Bankom Semarang).

 

HALO KENDAL – Hujan deras yang mengguyur Kendal daerah atas, mengakibatkan bannir bandang di Dusun Somopuro, Desa Bebengan, Kecamatan Boja.

Dikabarkan dua orang hanyut terbawa oleh derasnya air, Kamis (19/11/2020), sekitar pukul 18.00 WIB.

Korban hanyut diduga akibat tertimpa tiang listrik yang roboh, terseret oleh derasnya luapan air sungai yang berada di pertigaan Jamban, Desa Boja.

Informasi awal berasal dari salah satu warga Dusun Somopuro, Desa Bebengan, Okta, yang mengabarkan, adanya orang yang diduga hanyut terbawa aliran sungai di Dusun Somopuro, Desa Bebengan, Kecamatan Boja.

Menurut warga lainnya, Alif, kedua korban yang hanyut berjenis kelamin laki-laki. Sampai sekarang, dua korban tersebut masih dalam proses pencarian.

“Tadi hujannya deras, air sungai ikut meluap, akhirnya banjir, dan ada yang hanyut. Beberapa warga sudah berusaha untuk menolong, namun tidak kuat karena derasnya air,” terang Alif.

Hujan deras sejak sore hari tersebut juga mengakibatkan terjadinya tebing longsor di Nglengkong, tepatnya di jalan tembus Meteseh, Kecamatan Boja. Akibatnya, ternak dan kandang milik warga tertimbun longsor.

Sementara sampai malam ini, petugas gabungan dari Basarnas dan tim SAR Kendal masih terus mencari warga yang diduga hanyut.

Informasi terakhir dari sumber Bankom, untuk kendaraan korban sudah ditemukan.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.