in

Akhir Tahun, Susan Spa Raih Dua Penghargaan Prestisius

Wakil Direktur Susan Spa Ungaran, Maria Magdalena Susanti (Kiri) menunjukan dua penghargaan di kantornya, Senin (20/12/2021).

HALO SEMARANG – Dua penghargaan berhasil diraih sekaligus oleh Susan Spa Semarang yang menjadi salah-satu pelayanan treatment Spa terbaik di Jawa Tengah. Yakni untuk kategori Best Choice Salon and Spa Quality Award With Quality Service of Year 2021 dan kategori The Best Beauty Salon in Service Excellent of The Year.

Penghargaan tersebut diberikan penyelenggara dari Yogyakarta, yakni 5 Pilar Media, dan Achievment Indonesia Award (AIA) pada November 2021 lalu.

Wakil Direktur Susan Spa Ungaran, Maria Magdalena Susanti mengatakan, dirinya bersyukur dengan diberikannya penghargaan oleh penyelenggara yang telah melakukan penilaian terhadap pelayanan Susan Spa.

Pihaknya baru mengetahui setelah dikontak dari penyelenggara, sebagai salah satu Spa di Jateng yang memiliki service excellent bagi customer.

“Memang waktu penilaian dari mereka, kami tidak tahu seperti apa tahapan dan kapan. Tapi, saya dikontak untuk menerima penghargaan tersebut dan diikirim ke kantor,” katanya saat ditemui di kantornya, Senin (20/12/2021)

Dikatakan, dalam hal servis excellent dan quality Susan Spa memberikan kualitas treatment dan material yang dipakai.

“Susan Spa menjaga misalnya cream atau body massage tidak dicampur dengan bahan lainnya, kita berikan sesuai apa adanya atau misalnya bunga sakura atau essensial oil bunga sakura. Bukan yang tiruan bunga sakura,” terangnya.

Begitu juga dengan contoh bahan almond, sehingga dirasakan dikulit, dan komposisi kental.

“Itu yang membuat komitmen kami yang membuat harga tidak bisa diskon terlalu banyak. Untuk menjaga material yang dipakai, seperti esssensial oil, kami pure berikan tidak dicampur,” katanya.

Sehingga, kata dia, apa yang dibayarkan tamu sesuai produk yang mereka peroleh.

“Begitu juga dengan terapist sudah teredukasi dengan sertifikasi. Meski sudah lama berkecimpung di dunia spa, kalau ada program sertifikasi dari Disbudpar mereka diupdate, biasanya tiap tiga tahun sekali,” paparnya.

Untuk makin memahirkan terapis, agar bisa memberikan service excellent, pihaknya sampai menghadirkan trainer dari luar Kota Semarang.

“Bagaimana pun setelah pandemi, memang membuat para terapis agak down untuk memberikan pelayanan treatment yang berkualitas. Ini upaya agar mereka tidak kendor dan punya semangat lagi untuk memberikan pelayanan atau service excellent untuk para tamu dan pelanggan kami,” katanya.

Dengan didapatkannya dua penghargaan ini, dirinya berharap membuat motivasi untuk terus meningkatkan kualitas SDM.

“Dapat penghargaan tidak sekadar hanya kebanggaan semata, justru ada beban moral untuk memberikan pelayanan terbaik kepada customer,” pungkas wanita yang juga sebagai Ketua Asosiasi Spa Sehat Semarang (Assera).(HS)

Disdik Tidak Mempermasalahkan Sekolah Terlanjur Bagikan Rapot

Soal Kriteria Pelatih Baru PSIS, Ini Kata Yoyok Sukawi