Akankah Bus Trans Jateng lewat Bandungan ?

Acara syukuran para pedagang yang akan menempati kios dan shelter niaga di Sub Terminal Bandungan, Minggu (10/1) (Foto:Semarangkab.go.id)

 

HALO SEMARANG – Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang berharap ada trayek baru bus Trans Jateng yang melewati kawasan wisata Bandungan. Jika rencana tersebut terealisasi, maka dapat mengurangi kemacetan lalu lintas di kawasan itu, terutama pada hari libur.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang, Rudibdo mengatakan dengan dibukanya terminal tipe C di Bandungan, dapat diarahkan untuk mewujudkan rencana itu.

“Kami sudah berkomunikasi secara lisan ke Ketua DPRD Jateng dan Dishub Jateng mengenai hal itu,” katanya, saat menghadiri acara syukuran para pedagang, yang akan menempati kios dan shelter niaga di Subterminal Bandungan, Minggu (10/1) siang.

Menurut Rudibdo, pengaturan lalu lintas di kawasan wisata Bandungan menjadi salah satu indikator manajemen lalu lintas saat peak season. Adanya moda transportasi umum diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan pribadi penyebab kemacetan. Keberadaan subterminal Bandungan dapat menciptakan penyelenggaraan transportasi umum yang memadai. Direncanakan pula penambahan fasilitas tourist information centre (TIC), money changer di tempat itu.

Di hadapan perwakilan pedagang, Rudibdo mengharapkan untuk ikut memelihara aset pemerintah yang telah dibangun itu. Dia mengingatkan Pemkab Semarang memiliki komitmen menata kawasan wisata Bandungan sebagai salah satu ikon wisata. Disisi lain, lanjutnya, nasib para pedagang yang dulu berniaga di seputaran Pasar Bandungan tetap diperhatikan.

Acara syukuran para pedagang yang akan menempati sub terminal Bandungan diawali dengan pemotongan untaian melati oleh Kepala DishubRudibdo. Ikut hadir Camat Anang Sukoco dan Forkompimcam Bandungan.

Data dari Dishub, sub terminal Bandungan memiliki luas sekitar 5.900 meter persegi. Terdapat 40 kios dan shelter bagi pedagang bunga hias yang sebelumnya menggelar dagangan di depan Kantor Kecamatan Bandungan. Subterminal Bandungan mampu menampung 12-14 bus ukuran besar, 20 mobil dan 25 sepeda motor.

Pengurus paguyuban subterminal Bandungan, Sukro Partono menyatakan terima kasih atas perhatian Pemerintah kepada para pedagang. Dia berharap penataan kawasan wisata Bandungan dapat meningkatkan kesejahteraan pedagang. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.