in

Aji Santoso Atlet Orienteering Sragen Raih Medali Perak di Ajang Fornas Vi 2022

 

HALO SRAGEN – Atlet Orienteering asal Sragen, Aji Santoso atau Aji, berhasil menempati urutan kedua dalam ajang lomba Orienteering Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VI Palembang 2022. Aji berhasil meraih juara 2 dalam cabor Orienteering dengan mengalahkan 147 pesaing dari 12 Provinsi di Indonesia.

Mahasiswa semester 6 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNS ini merupakan satu dari 4 atlet yang mewakili kontingen Provinsi Jawa Tengah yang mengikuti cabor Orienteering yang telah dilaksanakan pada 2-3 Juli 2022 lalu.

“Alhamdulillah, dapat medali perak. Dari Sragen hanya saya yang ikut pada Cabor Orienteering, kalau untuk kontingen Jawa Tengah ada 4 Atlet dan 2 Official sekaligus Ketua Umum (Ketum) dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) FONI (Federasi Orienteering Nasional Indonesia Jateng,” terang Aji, seperti dirilis sragenkab.go.id.

Untuk panjang course yang dilalui Aji, kategori M21 sepanjang 2,8 kilometer. Yang dihitung dari jarak lurus sasaran 1 sampai finish yang ditentukan.

“Tetapi realita hasil jaraknya tergantung pemilihan jalur ketika lomba. Karena peserta bebas memilih jalur, semakin efektif jalur yang dipilih akan semakin pendek dan cepat,” lanjutnya.

Perlu diketahui, Orienteering adalah olahraga yang membutuhkan keterampilan navigasi menggunakan peta dan kompas untuk menavigasi dari titik ke titik di medan yang beragam dan biasanya asing sambil bergerak dengan kecepatan.

Orienteering telah digeluti Aji sejak 2015 silam pada saat ikut ekstrakurikuler di SMK Negeri 1 Miri, Sragen. Bahkan Ia juga sudah mengikuti lebih dari 30 lomba orienteering dan lari sejak tujuh tahun lalu.

“Karena sudah lama menekuni orienteering dan ini adalah keikutsertaan orienteering pertama di Fornas. Jadi, saya sangat berminat ikut. Apalagi mendapat dukungan dan didelegasilan oleh FONI Jawa Tengah,” katanya.

Sebelum mengikuti lomba tingkat Nasional ini, Aji mengaku rutin melakukan latihan lari interval dan simulasi orienteering di rumah dan belakang kampusnya, yakni Universitas Negeri Surakarta (UNS).

“Selain itu juga rutin memakan makanan bergizi dan istirahat yang cukup. Dan yang paling utama juga dengan doa supaya bisa tenang dalam perlombaan,” ujar Aji.

Aji berharap untuk masyarakat Sragen semakin giat dan tertarik berolahraga, apapun olahraganya, khususnya berlari.

“Karena lari adalah olahraga yang mudah. Semoga pelari-pelari Sragen bisa semakin kompak, berkembang, berprestasi, dan memiliki dampak positif bagi lingkungannya,” harap Aji. (HS-08)

Pastikan Tak Ada yang Dirugikan, 2000 Lebih Timbangan di Pasar Rembang Ditera Ulang

Peringatan Harganas 2022, Wabup Sragen Tekankan Upaya Penurunan Stunting