in

Ajakan Tak Mengakses Informasi Covid-19 Bisa Menyesatkan

Sumber : Klatenkab.go.id

 

HALO KLATEN – Dinas Kominfo Kabupaten Klaten, menilai ajakan untuk tidak mengakses informasi mengenai Covid-19, dapat menyesatkan masyarakat. Sebaliknya, masyarakat diminta cerdas dengan memilih informasi yang bermanfaat.

Hal itu disampaikan Kepala Diskominfo Klaten, Amin Mustofa, berkaitan dengan ajakan kepada masyarakat melalui media sosial, untuk tidak mengakses informasi mengenai Covid-19.

Menurut dia, informasi merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang tidak bisa dihilangkan. Ajakan untuk tidak mengakses informasi Covid-19 yang dilontarkan sejumlah pihak, justru bisa menyesatkan masyarakat, lantaran tidak dapat mengetahui perkembangan kasus Covid-19.

“Masyarakat menjadi tidak tahu kondisi di daerah seperti apa. Padahal ada informasi positif yang dibutuhkan oleh masyarakat,” kata dia, Kamis (15/7), seperti dirilis Klatenkab.go.id.

Menurutnya, lebih baik masyarakat mengedepankan prinsip ‘saring sebelum sharing’ terhadap informasi yang beredar. Namun bukan hanya memilah dan memilih informasi, masyarakat juga diminta untuk menimbang kemanfaatan dari informasi tersebut sebelum menyebarkannya.

“Contoh seperti ini, ada berita dari sumber terpercaya dan isinya merupakan fakta. Namun belum tentu berita tersebut bermanfaat bagi yang mengakses atau membacanya. Informasi ini bisa dihindari dan tidak perlu dikonsumsi. Sementara kalau bermanfaat untuk yang bersangkutan, perlu ditimbang seberapa manfaatnya untuk orang lain, kalau tidak atau kurang bermanfaat, ya sebaiknya tidak perlu dibagikan dan cukup untuk diri sendiri,” kata dia.

Amin Mustofa pun memberikan sejumlah cara dalam menyikapi informasi yang beredar. Untuk yang pertama, masyarakat perlu memastikan dulu sumbernya, apakah kredibel atau abal-abal.

Selain itu fakta dari informasi (konten, berita, kabar) yang didapat juga harus dipastikan kebenaran. Setelah itu ukur kemanfaatan dari informasi yang didapat, ukur tingkat kepentingan dari informasi tersebut, dan ukur tingkat kemendesakan dari informasi tersebut. (HS-08)

Share This

Alokasi Vaksin Terbatas, Dinkes Klaten Tunda Vaksinasi Umum

Penjualan Hewan Kurban di Boyolali Turun