in

Ajak Satu Lansia, Tiga Nonlansia di Boyolali Bisa Dapat Vaksin

Pelaksanaan vaksinasi di Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali. Senin (19/07). (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali mempergencar vaksinasi untuk menekan laju penambahan kasus Covid-19. Program vaksinasi terus dikebut sesuai dengan ketersediaan vaksin yang diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali.

Kepala Dinkes Kabupaten Boyolali, Ratri S Survivalina menjelaskan bahwa strategi vaksinasi di Kota Susu ini, akan digeser, di mana yang semula menggunakan strategi Buy One Get Two akan diubah menjadi program Three In One.

“Jadi tiga non lansia, nanti cukup membawa satu lansia untuk mendapatkan vaksinasi,” kata dia.

Dinkes Kabupaten Boyolali, menurut dia masih melayani vaksinasi dosis kedua bagi para lansia. Untuk jumlah lansia yang sudah divaksin dosis pertama dengan Sinovac, hingga Senin (19/7) sebanyak 22.673. Adapun dengan Astrazeneca 2.260.

Selanjutnya untuk dosis kedua yang menggunakan Sinovac sebanyak 13.395, sedangkan Astrazeneca sebanyak 1.061.

Mengenai vaksinasi dengan sasaran remaja di Kabupaten Boyolali, sudah akan dilaksanakan secara bertahap. Diinformasikan oleh Lina, bahwa tahap pertama akan dilaksanakan di SMP 1 Boyolali.

Sementara itu, terkait data Covid-19 di Kabupaten Boyolali, Lina menyampaikan hingga Senin (18/7) bahwa jumlah total kasus terkonfirmasi sebanyak 18.955. Kemudian untuk kasus aktif, ada 2.881 dimana yang dirawat ada 329, sedangkan yang melaksanakan isolasi mandiri  sebanyak 2.552. Selanjutnya kasus yang selesai isolasi sebanyak 15.256 atau 80,5 persen.

Ditambahkan, grafik angka kesembuhan tiap pekan trennya mengalami kenaikan. Dari di pekan 26 angka kesembuhan terendah, sebanyak 69 persen sekarang sudah mulai naik di angka 80 persen. Kemudian angka kematian masih cenderung terdapat kenaikan, sedangkan kasus aktif sudah mengalami penurunan dibandingkan di puncak kasus pada pekan ke 25. Untuk grafik penambahan kasus di Boyolali, trennya sudah mengalami penurunan.

“Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah ikut mensukseskan program PPKM Darurat dan juga Program Hari Minggu di Rumah Saja. Karena ternyata dengan partisipasi masyarakat, ini sangat mendukung untuk proses penghentian penularan Covid-19 yang ditandai dengan turunnya kasus yang cukup banyak di Kabupaten Boyolali,” kata Lina. (HS-08)

Share This

Penyembelihan Hewan Kurban di Pemkab Blora Hari ini

PPKM Darurat Diperpanjang, Perwira Pertamina Cilacap Bagikan 1.442 Paket Sembako