in

Ajak Masyarakat Olah Limbah, Bupati Demak akan Cari Cara Memasarkan

Lomba Kreasi dan Inovasi (Krenova) tahun 2022, di pendopo Satya Bhakti Praja, Kamis (11/8/22). (Foto : demakkab.go.id)

 

HALO DEMAK – Pemkab Demak akan mencari cara, agar hasil kreasi dan inovasi masyarakat, terutama yang menggunakan bahan dasar limbah atau sampah, dapat dipasarkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Demak, Eisti’anah ketika menghadiri lomba Kreasi dan Inovasi (Krenova) tahun 2022, di pendopo Satya Bhakti Praja, Kamis (11/8/22).

Dalam lomba yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) itu, peserta harus mengolah limbah rumah tangga, menjadi produk bermanfaat.

“Saya sangat apresiatif sekali nggih. Tahun ini yang masih 40 peserta, diharapkan tahun depan lebih banyak lagi yang mengikuti agenda ini,” kata dia, seperti dirilis demakkab.go.id..

Bupati juga berharap agenda ini akan semakin dapat memotivasi masyarakat dalam berkreasi dan berinovasi, khususnya dalam pengelolaan sampah.

“Nah ini kita kreasikan inovasi yang mungkin bisa memberikan nilai ekonomi yang lebih, sehingga bisa menarik masyarakat, agar tidak membuang sampah ke mana- mana, tetapi bisa menghasilkan uang,” tuturnya.

Bupati juga mengatakan akan berupaya mencari cara, agar hasil inovasi masyarakat tersebut, dapat dipasarkan agar dapat menambah nilai ekonomi.

“Semoga kegiatan ini bisa menambah kreasi dan inovasi dan menjadi solusi terkait pengelolaan sampah di Kabupaten Demak,” kata dia.

Ketua Panitia Krenova, mengatakan lomba menyambut HUT Ke-77 Kemerdekaan RI tersebut,  diikuti wakil dari dua Desa Binaan PKK tahun 2022, serta unsur masyarakat lain, seperti pengelola bank sampah, pegiat lingkungan, kelompok swadaya masyarakat (KSM), dan sekolah adiwiyata.

Masing-masing peserta, membawa produk setengah jadi dan tahap penyelesaian akhir produk dilaksanakan di lokasi lomba.

Adapun tujuan lomba Kreanova ini, untuk memotivasi masyarakat agar mau mengelola sampah dan memanfaatkan barang bekas. Dengan demikian dapat mengurangi jumlah sampah di Kabupaten Demak.

Setiap kelompok maksimal dua orang, mengerjakan produk kreasi selama 3 jam. Peserta juga harus mampu menjelaskan produk yang dihasilkan, mulai bahan baku, proses pembuatan, sampai produk jadi.

Adapun untuk juara mendapatkan hadiah uang senilai Rp 2 Juta, runner up Rp 1.5 Juta, pemenang ketiga Rp 1 Juta, dan pemenang keempat mendapatkan uang senilai Rp 500 Ribu.

“Semua hasil kreasi yang telah dilombakan ini menjadi hak panitia,” kata dia. (HS-08).

Liga Askot Semarang 2022 Kembali Bergulir, Ratusan Match Akan Tersaji

Defisit APBD Jepara 2023 Diproyeksikan Rp 172,5 Miliar