in

Ajak ASN Ramaikan Pasar Johar, Mbak Ita Juga Ikut Belanja Persiapan Lebaran

Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meninjau ASN untuk meramaikan pasar Johar sekaligus membeli sejumlah bahan pangan menyambut Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, Jumat (14/4/2023).
HALO SEMARANG – Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu kembali berupaya menggeliatkan perekonomian, terutama agar meramaikan pedagang di Pasar Johar Semarang. Yakni dengan mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Semarang berbelanja di pasar tradisional.
Saat meninjau ASN yang berbelanja di Pasar Johar, Ita, sapaan akrab Hevearita G Rahayu tak ketinggalan juga ikut membeli sejumlah kebutuhan lebaran berupa bumbu dapur dari pedagang Johar, mulai dari bawang merah, cabai, tomat, gula merah sampai bahan makanan. Misal di antaranya emping, kue kering dan daging sapi. Sebelum membeli beberapa jenis bahan pangan, dirinya pun mengecek fluktuasi harga setiap komoditas.
“Harganya gimana, ada kenaikan atau tidak bu?,” tanyanya ke salah satu pedagang cabai yang melayani, seraya mengajak ASN lainnya, untuk membeli aneka sayur mayur, dari pedagang lainnya.
“Gerakan ASN belanja di pasar tradisional ini waktunya mendekati menyambut lebaran, karena ASN sudah mendapatkan THR dan gajinya. Jadi saya ajak untuk sisihkan sebagian THR-nya buat pedagang guna ikut meramaikan Pasar Johar. Gerakan ini, diharapkan bisa secara massif karena tujuannya ntuk membantu pedagang agar laris dan bisa ikut merasakan berlebaran dengan bahagia seperti ASN,” terangnya.
Dikatakan Ita, terutama untuk membeli kebutuhan lebaran seperti bumbu dapur dan bahan pangan lainnya.
“Memang saya ajak teman-teman ini, agar belanja bersama sama, terutama di Johar Selatan yang kondisinya agak sepi meski pedagang grosir,” paparnya.
Di Johar Selatan ini, lanjut Ita, merupakan pedagang hasil bumi, bumbu dapur dan daging.
“Saya mengajak teman ASN belanja, terutama bumbon, ada cabai, bawang merah, bawang putih, lalu kacang mete untuk persiapan lebaran nanti. Sekitar ada 2000 ASN Pemkot yang saya ajak, karena Johar  deket dengan balaikota. Selain itu, saya minta ASN lainnya juga meramaikan pasar di wilayahnya masing- masing agar menjadi gerakan massif,” imbuhnya.
Apalagi komoditas di pasar tradisional, kata Ita,  kenaikan harga setiap komoditasnya hanya Rp 1-2 ribu perkilogramnya.
“Ada harga yang naik, seperti kentang hanya seribu rupiah dari harga Rp 7 ribu perkilogramnya. Kalau kebutuhan pangan lainnya buat masak saat lebaran otomatis akan naik juga, misalnya tomat dan cabai. Dan harga cabai dikisaran Rp 30 ribu perkilogramnya jenis teropong. Kalau bawang putih harganya tidak ikut naik karena stoknya di pasaran masih banyak,” katanya.
Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, pedagang Johar merasa senang dengan adanya sebuah gerakan dari walikota yang mau mengajak ASN untuk berbagi dengan pedagang Johar. Karena ASN menyambut Lebaran mendapat rejeki THR.
“Alhamdulillah banyak pedagang yang senang karena terutama sayur mayur, bumbu dapur banyak yang temen-temen beli. Kami berharap Johar bisa ramai kembali seperti dulunya lagi, tentunya dengan penataan pedagang agar semuanya kembali lagi ke Johar,” tambahnya.
Salah satu ASN, Iin mengatakan, dirinya menyambut baik gerakan belanja di pasar tradisional. Karena ternyata, harga komoditasnya justru lebih murah dibandingkan dengan di pasar modern.
“Biasanya kalau belanja ya di pasar modern, tapi kali ini di Pasar Johar. Ternyata, harga komoditasnya lebih murah. Bisa lebih hemat, apalagi semua kebutuhan mulai dari bahan pangan, pekakas rumah tangga, pakaian, semuanya ada. Tadi saya beli kebutuhan persiapan lebaran, bawang merah, bawang putih, dan daging,” jelasnya. (HS-06)

Pegadaian Kanwil XI Semarang Edukasi Masyarakat Terkait Lelang Perhiasan Melalui Ramadan Expo

Tiga Tahun Vakum, Mal Ciputra Semarang Kembali Hadirkan Program “Lebaran Great Sale”