in

Air Di Dua Sendang Ini Dipercaya Mampu Menyembuhkan Penyakit Serta Datangkan Jodoh

Seorang warga sedang mengambil air untuk kebutuhan sehari-hari di Sendang Panguripan, di Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Selasa (31/8/2021).

 

TERDAPAT sejumlah sendang di Kota Semarang yang masih aktif mengeluarkan air dan dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan aktivitas setiap harinya. Mulai mandi, mencuci pakaian, hingga mengambil air minum di sendang tersebut.

Dua di antaranya terletak di Desa Kaliancar, RT III RW I, Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Sendang pertama disebut dengan Sendang Panguripan, sedangkan yang kedua yaitu Sendang Pengasihan. Jarak dua sendang itu tidak begitu jauh, hanya sekitar 50 meter.

“Sejak zaman nenek moyang kami sendang ini sudah ada. Kami tinggal meneruskan, dan melestarikannya,” terang Sutimen, saat ditemui di area sendang, Selasa (31/8/2021).

Sutimen mengatakan, terdapat sejumlah keistimewaan dari dua sendang yang diperkirakan berusia sudah ratusan tahun lebih itu. Meskipun musim kemarau, air sendang tidak pernah habis. Selain itu, air sendang dapat langsung diminum dan sangat jernih.

“Ada perbedaan air sendang dengan air minum yang dijual di pasaran. Air minum yang dijual dengan segel kalau ditaruh di kebun selama dua bulan sudah ada lumutnya. Kalau air sendang ini tetap bersih dan tidak berlumut,” kata pria 61 tahun itu.

Konon, lanjutnya, kedua air sendang itu dipercaya dapat menyembuhkan orang yang terkena penyakit. Bahkan, dinilai bisa mempermudah orang mendapatkan jodoh. Meski hanya mitos, hal itu dipercaya oleh masyarakat sekitar sendang.

“Air Sendang Panguripan biasa digunakan sebagai obat perantara untuk menyembuhkan penyakit, itu mengambil airnya di pancuran yang sebelah kiri. Sedangkan kalau untuk mempermudah mendapatkan jodoh, itu biasanya mandi di sendang, tiga sampai tujuh kali,” tuturnya.

Ia menyebut, selain warga sekitar, di masa pandemi ini banyak warga dari luar desa berdatangan ke sendang, mulai dari Krapyak, Mangkang, Kaliwungu Kabupaten Kendal.

“Mereka memiliki keyakinan, melalui perantara air sendang ini, bisa mencegah terkena Covid-19. Ada yang mandi, ambil air,” paparnya.(HS)

Share This

Ferdinand, Mantan GM PSIS Resmi Dilantik Jadi Rektor Unika Soegijapranata

Turun Ke Level 2, Ada Pelonggaran Aturan Di Kota Semarang