Ahli Osteopati Ragukan Kondisi Marquez

Marc Marquez/dok.

 

HALO SPORT – Pembalap andalan tim Repsol Honda, Marc Marquwz, diragukan bisa tampil dalam kondisi fit pada MotoGP 2021.

Marquez harus menepi lantaran cedera patah tulang humerus di lengan kanannya. Cedera itu terjadi pada MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Juli 2020.

Dalam perkembangannya, Marc telah menjalani tiga kali operasi. Dia mengalami osteomyelitis (kondisi ketika cedera patah tulangnya sulit sembuh).

Dominasi Marquez di MotoGP sudah terbukti. Sejak melakoni debut pada 2013, pembalap 27 tahun ini cuma dua kali gagal menjadi juara, yakni pada 2015 dan 2020, saat mengalami cedera.

Namun, untuk kembali mendominasi setelah setahun absen dipandang mustahil untuk dicapai Marquez. Legenda MotoGP, Kevin Schwantz, menyatakan Marc bakal memerlukan waktu untuk menyesuaikan kembali indera kecepatannya.

Kemunculan para pembalap muda juga akan menghadirkan tantangan yang baru bagi pemenang delapan gelar juara dunia itu. Hal senada dilontarkan ahli osteopati Clinica Mobile, Bernard Anchou.

Osteopati adalah satu cabang ilmu kedokteran yang menangani gangguan medis dengan pemijatan atau manipulasi tulang, sendi, dan otot.

‘’Absen selama setahun akan memberi konsekuensi yang tidak terhindarkan dengan performanya,’’ ungkap Anchou seperti dikutip dari Motosan.

Anchou bahkan menilai adanya kemungkinan buat Marquez untuk absen secara penuh pada MotoGP musim ini. Marc terancam kembali menjalani operasi jika terapi antibiotik yang dilakoninya saat ini tidak berhasil.

‘’Osteomielitis sangat sulit untuk disembuhkan. Jika terapi antibiotik gagal, ada kemungkinan diperlukan operasi lagi,’’ jelasnya.

Menurut Anchou, plat yang terpasang akan dibuang, lalu tulangnya dibersihkan, dan dipasangi fiksator eksternal sebelum terapi oksigen hiperbarik. Dia berharap Marquez tak menjalani hal tersebut.

‘’Jika harus menjalani operasi keempat, Marc tak akan bisa berlomba pada 2021,’’ tegasnya.

Kini, Repsol Honda masih harap-harap cemas. Kalau sampai Marquez absen lagi, itu akan menjadi kerugian besar. Sebab, Honda sudah melakukan investasi dengan menahan rider asal Spanyol itu hingga 2024.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.