Agnelli: ESL Akhirnya Kandas

Andrea Agnelli/dok.

 

HALO SPORT – Presiden Juventus FC Andrea Agnelli menegaskan keinginan untuk menggelar European Super League (ESL) akhirnya kandas.

Kompetisi terobosan itu mustahil dijalankan. Pasalnya, sejumlah klub menarik diri.

Mereka yang mundur adalah Manchester City, Chelsea, Liverpool, Manchester United, Arsenal, Tottenham Hotspur, Inter Milan, AC Milan, dan terakhir Atletico Madrid. Tinggal Juventus, Barcelona, dan Real Madrid yang bertahan.

Awalnya, Agnelli bersama 11 klub top Eropa lain semangat untuk menjalankan ESL, meski dikritik di mana-mana. Sebab, ESL dianggap sebagai penyelamat sepak bola di tengah pandemi virus korona.

Bahkan, demi menunjukkan keseriusannya, Agnelli mundur dari posisinya sebagai Presiden Asosiasi Klub Eropa (ECA) dan meninggalkan jabatannnya di komite eksekutif Uni Sepak Bola Eropa (UEFA).

Agnelli, Florentino Perez selaku Presiden Real Madrid, dan bos-bos klub besar lain berharap ESL mendatangkan untung lebih besar. Sayang, baru dua hari diumumkan, ESL sudah melempem.

Dengan potensi sanksi berat dari UEFA, Agnelli selaku penggagas hanya bisa pasrah. Dia menilai ESL tak mungkin dilanjutkan.

‘’Jujur saja, liga ini tidak bisa lanjut. Saya sebenarnya tetap yakin dengan nilai luhur proyek ini yang bisa membuat piramida sepak bola saat ini lebih baik,’’ ujar Agnelli seperti dilansir BBC Sport.

‘’Kami ingin menggeber kompetisi terbaik di dunia. Sekarang, saya rasa proyek ini tak akan berjalan,’’ tuturnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.