Agar Tarik Investasi, UMKM Klaten Harus Berkembang

Bupati Klaten, Sri Mulyani dalam sosialisasi kemitraan antara perusahaan besar dengan UMKM, di Hotel Grand Tjokro Klaten. (Foto : Klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), berpotensi menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi di Kabupaten Klaten, yang sebelumnya terdampak pandemi Covid-19.

Namun UMKM tersebut harus bisa naik kelas, sehingga mampu menarik investasi masuk ke Kabupaten Klaten.

Hal itu diungkapkan Bupati Klaten, Sri Mulyani dalam sosialisasi kemitraan antara perusahaan besar dengan UMKM, di Hotel Grand Tjokro Klaten, Selasa (16/3).

Dia mengatakan jumlah UMKM di Kabupaten Klaten, saat ini mencapai 50.000 usaha, terbagi dalam 11 klaster, yaitu lurik, batik, keramik, makanan olahan, lereng merapi, minapolitan, logam, mebel, konveksi, handycraft, dan klaster desa wisata.

Para UMKM tesebut dapat menjadi magnet investasi yang masuk ke Kabupaten Klaten. Sehingga diharapkan adanya kolaborasi antara UMKM dengan perusahaan besar, yang berinvestasi di Kabupaten Klaten.

“Pemerintah Kabupaten Klaten terus berupaya dan membangun ekosistem yang kondusif, agar kolaborasi usaha besar dengan UMKM, dapat menguntungkan kedua belah pihak dan terus berkembang,” kata dia seperti dirilis Klatenkab.go.id.

Menurutnya kemitraan antara perusahaan besar dengan UMKM merupakan angin segar bagi UMKM untuk segera naik kelas. Kendati demikian, ia menggarisbawahi adanya prinsip saling menguntungkan di antara kedua belah pihak.

“Kemitraan yang terjalin tentu akan mendorong peningkatan investasi di daerah. Terlebih dengan kondisi pandemi Covid 19 yang masih melanda Kabupaten Klaten,” ungkapnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Klaten, Agus Suprapto mengatakan UMKM merupakan salah satu bagian penting dari perekonomian daerah dan nasional. Karenanya pemerintah perlu hadir dalam memberikan pendampingan agar UMKM dapat terus eksis.

“UMKM merupakan salah satu penggerak perekonomian Indonesia. Bagi sebagian kalangan, UMKM merupakan suatu bentuk usaha yang tahan banting, sehingga mampu bertahan dalam kondisi apapun meskipun di tengah keterbatasan,” ujarnya. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.