in

Ada Warganya Yang Hidup Di Bawah Garis Kemiskinan, Begini Respon Bupati Kendal

Bupati Kendal saat berbincang dan menyalurkan bantuan kepada keluarga Sri, warga Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Rabu (11/8/2021).

 

HALO KENDAL – Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengunjungi keluarga Sri Waryati, warga Dusun Tegalsari, Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Rabu (11/8/2021).

Bersama Ketua Baznas Kabupaten Kendal, Dico melihat langsung kondisi keluarga yang hidup dalam garis kemiskinan.

Seperti diberitakan halosemarang.id, keluarga Sri Waryati membutuhkan bantuan. Suaminya, suami Sri, Triyono (60) sudah 10 tahun lebih mengidap penyakit stroke, sehingga tidak bisa beraktivitas.

Sedangkan anaknya, Sukri (33), sudah enam tahun lebih hanya bisa berbaring di tempat tidur dengan berbagai macam penyakit. Bahkan untuk bernapas pun, anaknya harus dibantu dengan bantuan oksigen.

Saat berbincang dengan Bupati, Sri mengungkapkan, selama ini dirinya menjadi tulang punggung keluarganya dengan usaha sendiri di samping rumahnya, sambil menjaga suami dan anaknya yang sedang sakit.

“Saya sebagai tulang punggung keluarga, keseharian saya sebagai pengrajin dari bahan playwood. Saya menjual playwood ke pengepul per lembar, dengan penghasilan tidak tentu. Dari Rp 10 ribu – Rp 20 ribu perhari,” ungkap Sri kepada Bupati.

Mendengar hal tersebut Bupati merespon dengan menyalurkan bantuan berupa sembako dan obat-obatan kepada keluarga Sri.

Dico menjelaskan, bantuan ini diberikan, karena keluarga ini sedang kesusahan, di mana suami ibu Sri, mengidap penyakit stroke, kemudian anaknya mengidap penyakit saluran pernapasan menahun.

Meski pernah periksa dan dirujuk ke rumah sakit, namun kendala yg dihadapi keluarga adalah apabila anaknya dirawat tidak ada biaya operasional untuk menunggu dan tidak ada yang menjaga bapaknya yang menderita stroke di rumah.

“Ya inilah gunanya sosial media dan informasi. Saya mengetahui ada warga di Desa Meteseh Kecamatan Boja yang membutuhkan bantuan. Hari ini kami mengunjungi keluarga ibu Sri dan menyalurkan bantuan dari Baznas Kendal,” terang Dico kepada wartawan.

Sementara itu, Ketua Baznas Kendal, Ubaidillah menambahkan, bantuan yang disalurkan berupa sembako seperti beras, telur, minyak, susu, gula, roti kaleng. Juga alat bantu untuk berjalan (krek) serta tabung oksigen.

“Selain itu Baznas juga akan memantau perkembangan kesehatan, sekaligus memenuhi kebutuhan biaya yang diperlukan keluarga ibu Sri,” papar Ubaidillah.

Sementara terkait rumah yang tak layak huni, Bupati berjanji, pemerintah melaui Baznas akan merehab rumah keluarga Sri agar layak huni.

“Saya lihat, rumah ini kurang ventilasinya. Ya nanti melalui Baznas kita akan rehab rumah ibu Sri dalam program rumah sehat,” pungkas Dico.(HS)

Share This

Satpol PP Akan Terus Awasi Pembukaan Mal Di Semarang

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang: Meski Pandemi, Tidak Kurangi Makna Peringatan HUT Kemerdekaan RI