in

Ada Pekerjaan Peningkatan Jalan, Lalu Lintas Jalur Pantura Semarang-Kendal Padat Merayap

Pengecoran salah satu ruas jalan di jalur Pantura Semarang-Kendal, nampak dari depan Pasar Mangkang hingga Terminal Mangkang, Rabu (8/9/2021).

 

HALO SEMARANG – Beberapa pekan terakhir ini, dilaksanakan pembangunan peningkatan ruas jalan Pantura Semarang-Kendal, utamanya jalur yang menuju Kota Semarang dari arah Barat. Sehingga terjadi antrean kendaraan terutama kendaraan berat dan membuat arus lalu lintas di jalur tersebut padat merayap.

Dari pantauan halosemarang.id, kemacetan terjadi saat jam-jam sibuk, baik pagi hari atau pun sore hari jam pulang kerja. Ratusan kendaraan harus melambatkan kecepatan, untuk melewati beberapa ruas jalan yang sedang diperbaiki.

Apalagi pengerjaan proyek peningkatan jalan dengan kosntruksi beton ini, memakan separuh jalan, dari Pasar Mangkang hingga Terminal Mangkang. Karena jalur tersebut merupakan jalur padat kendaraan, akibatnya antrean panjang tak dapat dihindari setiap harinya.

Para pengendara pun banyak yang mencari jalan alternatif yang lebih lancar, meski harus memutar lebih jauh dari segi jarak tempuhnya.
Khususnya bagi mereka yang bekerja dari arah Kendal dan sekitarnya menuju ke Kota Semarang.

Salah satu pengendara, Gunawan, dirinya terpaksa mencari jalan alternatif untuk sampai ke Kota Semarang dengan memutar melewati Ngaliyan dan tembus ke arah UIN Walisongo atau Pasar Jrakah.

“Sekarang pilih jalan alternatif dulu, daripada kena macet parah, dan terlambat masuk kantor,” katanya, Rabu (8/9/2021).

Dia juga menambahkan, saat ada perbaikan jalan, Jalan Pantura memang rawan terjadi kemacetan. Apalagi jika ada truk yang mogok di tengah jalan, pasti akan lebih panjang lagi kemacetannya.

“Sementara lewat jalur lebih jauh nggak papa, daripada kena macet parah,” ujarnya.

Pegendara lain, Aden Wicaksono mengatakan, meski terkena macet dirinya mau tidak mau harus melewati jalur Pantura tiap harinya saat akan bekerja. Dirinya mensiasati agar tidak terlambat bekerja karena kena macet, dengan berangkat lebih awal dari biasanya.

“Biasanya atrean kendaraan panjang saat pagi dan sore hari pada jam sibuk. Kalau sudah agak siang, kendaraan yang melintas berkurang tidak seperti jam-jam sibuk. Semoga perbaikannya cepat rampung, dan arus lalu lintas bisa kembali lancar jadi tidak kena macet lagi,” pungkasnya.(HS)

Share This

Siswa SMP 1 Cepiring, Antusias Ikuti Vaksinasi di Sekolah

Lapas Tangerang Terbakar Diduga Akibat Korsleting, 41 Napi Meninggal