in

Ada Daerah Unggah Data Lama, Angka Kasus Covid-19 pun Melonjak

Mendagri Tito Karnavian (Foto : Setkab.go.id)

 

HALO SEMARANG – Pemerintah Pusat menemukan adanya petugas penginput data Covid-19 di daerah, yang mengunggah data-data lama, sehingga secara statistik, angka positif dan fatalitas di wilayah itu meningkat. Padahal setelah ditelusuri, angka-angka tersebut sudah kedaluwarsa dan tidak sesuai kondisi riil di lapangan.

Hal itu membuat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, meminta pemerintah daerah (pemda) untuk rutin memperbaiki dan memperbaharui input data Covid-19.

“Mohon betul-betul dipelototi data. Karena data yang kami temukan, di beberapa daerah, data kasus positif atau data yang konfirmasi ternyata banyak yang di-upload (diunggah) adalah data-data lama,” kata Mendagri, seperti dirilis Setkab.go.id, Sabtu (04/09).

Oleh karena itu, Mendagri meminta setiap pemda untuk melakukan rapat koordinasi, mengenai sistem input data Covid-19. Input data ini akan sangat menentukan arah kebijakan pemerintah, dalam pengendalian pandemi ke depannya. Salah satunya adalah untuk menentukan penerapan level kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan zona wilayahnya.

“Kalau dimasukkan data yang lama, nanti pengambilan kebijakannya salah. Jumlah kasus aktif yang 3-4 minggu lalu itu, membuat kasus aktif banyak, sehingga akhirnya mau ditarik ke isolasi terpusat semua, padahal mungkin jumlahnya tidak segitu,” kata Mendagri. (HS-08)

Share This

Soal Bupati Banjarnegara Yang Jadi Tersangka di KPK, Begini Tanggapan Ganjar Pranowo

Bersama Tim Gabungan, Polres Magelang Kota Sosialisasikan Aplikasi Peduli Lindungi