Abrasi Pantai Sendang Sikucing Makin Parah

Pengelola Pantai Sendang Sikucing, Rozi menunjukkan abrasi yang merusak salah satu destinasi wisata di Kabupaten Kendal, Jumat (16/10/2020).

 

HALO KENDAL – Persoalan abrasi di Pantai Sendang Sikucing Kendal dua tahun terakhir ini semakin parah. Salah satu destinasi wisata andalan di Kabupaten Kendal ini, mengalami abrasi sepanjang 150 meter, terhitung sejak 10 tahun terakhir.

Menurut pengelola Pantai Sendang Sikucing, Rozi, dalam beberapa kejadian, air laut naik hingga kawasan gazebo yang berada 5 meter dari garis pantai.

Dijelaskan, kondisi pantai yang mengalami abrasi parah berada di bagian timur, lantaran terdapat beberapa pohon yang nyaris tumbang akibat diterpa ombak.

“Sebenarnya garis pantai sudah mengalami pengurangan sepanjang 150 meter, dan dua tahun ini cukup parah. Kemarin juga gelombang laut cukup tinggi. Bahkan sampai area pantai ada juga pohon yang nyaris tumbang sampai akar pohon terlihat,” ungkap Rozi, Sabtu (17/10/2020).

Sebagai tindak lanjut, pihaknya telah melaporkan kepada dinas terkait untuk melakukan perbaikan. Agar abrasi tidak semakin parah.

“Bisa dengan membangun Break Water sebagai langkah untuk memecah gelombang laut. Apalagi Pantai Sendang Sikucing merupakan salah satu destinasi andalan di Kendal,” kata Rozi.

Untuk saat ini, lanjutnya, kondisi pantai masih belum mengalami kerusakan yang begitu besar.

“Karena untuk bagian lain masih terbilang cukup baik, dan garis pantai masih cukup jauh atau lebih dari 5 meter. Terutama pantai yang berada di sebelah barat,” pungkasnya.

Abrasi sendiri adalah proses pengikisan pantai akibat gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai. Kerusakan garis pantai akibat abrasi ini dipacu oleh terganggunya keseimbangan alam daerah pantai tersebut.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.