in

Aang Hartadi Resmi Jadi Ketua Umum Forki Cilacap

Ketua Umum Forki Cilacap, Aang Hartadi.

 

HALO CILACAP – Perwakilan lima perguruan karate resmi menggelar Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) FORKI Kabupaten Cilacap, di aula Ponpes Al Fatah, Kecamatan Maos, Minggu siang (12/9/2021).

Hal ini dilaksanakan, untuk memenuhi standar organisasi yang sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Kelima perguruan Karate yakni, Akademi Seni-Bela Diri Karate Indonesia (ASKI), Bandung Karate Club (BKC), Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari), Institut Karate-do Indonesia (Inkai), dan Indonesia Karate-Do (Inkado).

Peserta muscablub yang hadir, merupakan perwakilan yang sah karena mampu menunjukan surat tugas untuk mewakili nama perguruan.

Dalam muscablab, karena hanya ada satu calon yang maju sebagai calon pimpinan tertinggi FORKI Kabupaten Cilacap yakni Aang Hartadi, maka secara otomatis langsung ditetapkan sebagi Ketua Umum oleh forum.

Ketua Umum FORKI Jawa Tengah melalui Ketua Bidang Organisasi, Adam Prabowo menjelaskan, muscablub kali ini merupakan langkah pembenahan FORKI dalam mereorganisasi Pengcab yang tidak sesuai dengan AD ART.

Menurutnya, pada 28 Februari 2021 di gedung aula Kesbangpol pernah dilakukan. Namun pada saat itu tidak sesuai aturan resmi organisasi, yakni pemilihan bukan atas dasar suara perwakilan perguruan.

“Atas pelanggaran AD ART, Forki Cilacap pun dianggap tidak ada. Hingga akhirnya FORKI meminta pengurus Caretaker untuk mengakomodir kepentingan atlet agar bisa bertanding dalam event resmi seperti Porprov, O2SN, PON dan lain lain yang mewakili daerah,” terangnya dalam release yang diterima halosemarang.id, Minggu (12/9/2021).

Dengan dukungan lima perguruan, Aang Hartadi resmi ditunjuk jadi ketua umum Forki Cilacap untuk periode 2021-2025. Sementara Ketua Umum Forki Cilacap, Aang Hartadi mengaku bahwa dirinya maju sebagai ketua merupakan aspirasi dari lima perguruan yang sah.

“Terima kasih atas mandat dan kepercayaan para perguruan kepada saya, untuk mengemban amanah para karateka menuju prestasi,” ungkapnya.

Aang mengungkapkan, dalam organisasi nantinya pengurus akan segera berbenah seperti daerah lain secara profesional sesuai aturan yang berlaku. Bahkan dirinya mengaku, dengan jiwa Karate dirinya bersedia mengelola federasi.

Dengan jiwa karate, Aang pun siap turun untuk membenahi organisasi. Menurutnya, tidak hanya pengurus saja yang diurus, namun utamanya adalah mengurus atlet, wasit, juri, dan semua unsur yang di karate untuk meraih prestasi.

“Saya akan berupaya membangun silaturahmi karate. Karena Kabupaten Cilacap itu potensi menciptakan atlet besar. Namun perlu adanya perhatian agar atlet itu tetap bangga pada daerahnya,” pungkas Aang.(HS)

Share This

Begini Aturan Ketat Seleksi Calon ASN Di Kota Semarang

Unggul Tetapi Akhirnya Kalah, Pelatih PS Sleman Sebut Pemain Kelelahan