in

987 Warga Kendal Batal Naik Haji Tahun Ini, Ada Yang Mengambil Uang Pelunasan

Layanan Satu Pintu di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal.

 

HALO KENDAL – Sebanyak 987 calon jamaah haji asal Kabupaten Kendal batal menjalani ibadah haji tahun ini. Sembilan orang di antaranya melakukan penundaan, sedangkan tiga lainnya mengambil uang pelunasan, Kamis (10/6/2021).

Pemerintah Indonesia membatalkan pemberangkatan jamaah haji dalam penyelenggaraan ibadah haji 2021.
Hal ini diatur dalam Keputusan Menteri Agama RI Nomor 660 Tahun 2021, tanggal 3 Juni 2021.

Penundaan pemberangkatan 987 calon jamaah haji ini, terjadi sebanyak dua kali. Pasalnya, pada tahun lalu, pemerintah sudah membatalkan.

Para calon jamaah haji berharap di tahun 2021 bisa berangkat, namun lagi-lagi mereka harus merasakan kekecewaan, karena pemerintah membatalkan keberangkatannya.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama Kabupaten Kendal, Nur Qoidah mengatakan, dari sebelas negara, sembilan di antaranya tidak diizinkan masuk ke Arab Saudi. Salah satunya Indonesia.

Dirinya membenarkan, sesuai data ada 987 calon jamaah haji asal Kendal yang seharusnya diberangkatkan pada musim haji tahun ini.

“Dari jumlah tersebut, sembilan di antaranya minta ditunda, dengan alasan sakit dan masih berada di luar negeri,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Qoidah, ada juga tiga orang yang mengambil uang pelunasan haji, karena kebutuhan mendesak.

“Namun yang diambil bukan uang setoran awal yang Rp 25 juta, melainkan pelunasannya saja. Ya karena mereka butuh,” jelasnya.

Nur Qoidah menambahkan, para calon jamaah haji Kendal tidak perlu merasa khawatir masalah uang yang sudah disetorkan.

“Dijamin aman. Bahkan di Kendal tidak ada calon jamaah haji yang mengundurkan diri atau membatalkan dengan menarik seluruh uang yang sudah disetorkan,” imbuhnya.

Untuk antrean haji di Kabupaten Kendal, sampai hari ini daftar tunggu mencapai 30 tahun.

“Jadi, bagi yang mendaftar haji pada bulan ini, Insya-Allah yang bersangkutan akan berangkat di tahun 2050 nanti,” pungkas Nur Qoidah.(HS)

Share This

Rutin Cetak Wirausahawan Mudam Mark Plus Inc Anugrerahu Udinus Penghargaan

DPRD Jateng Tinjau Kesiapan PPDB dan PTM di Sekolah