96 Sapi Milik Warga Baletante Dievakuasi

 

Sapi-sapi milik warga di Balerante, Klaten dievakuasi petugas DPKPP Kabupaten Klaten, untuk mengantisipasi kemungkinan erupsi Merapi. (Foto : klatenkab.go.id)

HALO KLATEN – Tak hanya manusia, 96 milik warga Balerante, Kabupayen Klaten pun dievakuasi untuk mengantisipasi bencana erupsi Merapi.

Evakuasi dilakukan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten. Ternak-ternak itu dibawa ke tempat yang lebih aman.

Seperti dirilis klatenkab.go.id, Sekretaris DPKPP Klaten Mursito menjelaskan evakuasi ternak menjadi tugas pemerintah, agar masyarakat tenang di pengungsian.

Maka harta penduduk berupa ternak juga harus diselamatkan.

“Petugas bisa mengevakuasi 96 sapi milik warga Balerante, Kemalang, Klaten. Rincian nya 6 pejantan, 47 betina, dan 20 pedet. Sebanyak 23 dari 47 sapi betina dalam kondisi bunting. Ternak itu milik warga Dusun Ngipiksari, Gondangrejo, Ngelo, Sukorejo dan Gondang. Nanti ternak ini dikumpulkan sesuai kelompok ternak sehingga mudah penanganannya” jelas Mursito, Kamis (12/11).

Ditambahkan tahap awal evakuasi ternak, dilakukan di Desa Balerante. Tahap berikutnya yang akan dievakuasi adalah ternak warga Desa Sidorejo dan Tegalmulyo.

Dua desa tersebut termasuk wilayah yang rawan bencana karena paling dekat dengan Merapi di radius 5 km.

“Khusus ternak sapi dari Desa Sidorejo dan Tegalmulyo akan dibuatkan kandang terpal. Karena habis dievakuasi kemungkinan sapi itu akan disuntik agar tidak stres,” kata dia. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.