in

882 PPS Dilantik, Bupati Rembang : Kuasai Diri dan Regulasi

Pelantikan 882 PPS se Kabupaten Rembang, oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang. (Foto : rembangkab.go.id)

 

HALO REMBANG – Bupati Rembang Abdul Hafidz, meminta para anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk pemilihan umum 2024, dapat benar-benar memahami regulasi dan menguasai diri agar tidak melanggar aturan.

Hal itu disampaikan Bupati Rembang Abdul Hafidz, ketika menghadiri pelantikan 882 PPS se Kabupaten Rembang, oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang.

”Yang pertama saudara harus menguasai regulasi, baik undang-undang dan turunannya. Yang kedua saudara harus menguasai diri anda sendiri, tidak boleh berpihak atau mendukung salah satu calon Presiden maupun DPR Legislatif,DPR Kabupaten, Provinsi maupun DPR RI harus dihindari,” kata Bupati Rembang Abdul Hafidz, seperti dirilis rembangkab.go.id..

Menurut Bupati Rembang Abdul Hafidz, jika dua hal itu bisa dilakukan, demokrasi akan berdiri tegak dan pemilu akan menjadi berkualitas.

Dengan adanya PPS yang profesional dalam menjalankan tugasnya, akan terwujud pemilu yang berkualitas dan benar-benar demokratis.

Ketua KPU Kabupaten Rembang, M. Iqbal Fahmi menyebut ratusan PPS ini mengemban tugas selama 14 bulan dari mulai bulan Februari 2023 sampai April 2024.

Selama menjabat Iqbal meminta PPS memberikan pelayanan terbaik kepada peserta dan pemilih maupun pemangku kepentingan atau kebijakan di wilayahnya masing- masing, salah satunya terkait sekretariat.

Bupati juga mengatakan, setelah pelantikan, para anggota PPS harus segera berkoordinasi dengan kepala desa masing-masing, untuk mendirikan sekretariat PPS.

Hal itu karena sekretariat harus sudah ada, 7 hari setelah PPS dilantik.

“Sebagai penyelenggara pemilu, integritas harus dijunjung tinggi, netralitas,dan juga berpegang teguh,serta kapasitas sebagai penyelenggara pemilu harus terus ditingkatkan,” kata dia.

PPS juga dituntut untuk meng-update informasi tentang tahapan Pemilu, melalui website resmi KPU.

Harapannya juga mampu memberikan informasi yang benar dan menangkal hoax yang sering tersebar di media sosial.

“PPS harus aktif di media sosial, harus menjadi bagian dari agen sosialisasi, terutama di wilayah desa atau kelurahan. Ujung tombak dari penyelenggara Pemilu, sebentar lagi kita akan melakukan pemutakhiran data pemilih,kita akan membentuk pantarlih, mohon nanti disiapkan,” tuturnya.

Dalam pelantikan PPS serentak ini disaksikan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Camat dan Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK). (HS-08)

Sering Dapat Keluhan, Pj Bupati Jepara Minta RSUD RA Kartini Tingkatkan Pelayanan

Bulan Dana PMI Blora Rp 928 Juta, Dandim : Target Terlampaui