in

876 Calon Jemaah Haji Kendal Mengikuti Prosesi Pelepasan

Ratusan calon jemaah haji mengikuti prosesi pelepasan di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Jumat (19/5/2023)

HALO KENDAL – Sebanyak 876 calon jemaah haji, mengikuti acara pelepasan, yang dilaksanakan di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Jumat (19/5/2023). Pelepasan dilakukan Bupati Kendal, Dico M Ganinduto.

Adapun calon jemaah haji yang dijadwalkan akan berangkat menuju Asrama Haji Donohudan Boyolali, Sabtu (27/5/2023) terdiri dari tiga kloter, yaitu 13, 14 dan 15.

Dalam sambutannya, Bupati Kendal mengatakan, calon jemaah haji Kendal untuk sementara yang sudah siap berangkat sebanyak 876 orang, termasuk Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) sebanyak delapan orang dan dua orang dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

“Masih ada lagi cadangan 39 orang jemaah calon haji Kabupaten Kendal, karena ada tambahan kuota nasional dari pemerintah. Sehingga nantinya bisa berjumlah 1.004 orang yang akan menunaikan ibadah haji di tanah suci Makkah. Namun kemarin, salah seorang calon jemaah haji dikabarkan sakit. Akhirnya dari sekian jemaah calon haji, satu orang bakal gagal berangkat ke tanah suci,” ujar Dico.

Bupati Kendal berpesan kepada jemaah haji, untuk bisa menjaga stamina dan tidak memforsir tenaga dan pikiran yang bisa berpotensi melelahkan dan mengganggu kesehatan.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kendal akan selalu memantau terus calon jemaah haji asal Kendal melalui pendamping-pendamping yang diikutkan dari Kendal. Dan mudah-mudahan mereka bisa menjadi haji yang mabrur dan diberikan kelancaran serta kesehatan, sehingga bisa kembali ke tanah air dengan selamat,” ungkap Dico.

Sementara itu, Sekda Kendal, Sugiono mengatakan, dari sejumlah calon jemaah haji Kabupaten Kendal yang bakal berangkat ada 176 orang di antaranya merupakan aparatur sipil negara(ASN) Kabupaten Kendal.

Dirinya berharap, para ASN bisa berkoordinasi dengan pendamping untuk membantu dan juga memfasilitasi para jemaah haji, terutama yang usianya sudah tua (lansia).

“Tadi saya pesankan kepada ASN yang masih aktif, atau yang lebih muda untuk bisa membantu mendampingi para calon jemaah haji yang sudah tua atau sepuh- sepuh itu,” ungkap Sugiono.

Dirinya memaparkan, calon jemaah haji dari kloter 13, ada sebagian yang berasal dari Semarang, kemudian untuk kloter 14 murni dari Kendal dan kloter 15 jamaah calon haji dari Kendal juga ditambah sebagian dari Kota Semarang.

Selain jemaah calon haji tersebut di atas, masih ada lagi sembilan orang yang ikut di waktu perpanjangan pelunasan BPIH. Sehingga ditambahan pelunasan dan yang cadangan nanti akan ikut di kloter berikutnya, tidak di tiga kloter 13, 14 dan kloter 15.

“Yang tambahan ini di kloter lain atau kloter ‘Sapu Jagat’. Sedangkan untuk kloter 13 berangkat pada tanggal 27 Mei, kemudian yang kloter 14 dan kloter 15 berangkat tanggal 28 Mei,” beber Sugiono.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Kendal, Mahrus mengatakan, jemaah calon haji Kabupaten Kendal yang bakal berangkat ke tanah suci Makkah, usia paling tua yakni Duki kelahiran 16 Juli 1926 atau usia 97 tahun dari Desa Kalilumpang, Kecamatan Patean.

“Kondisi terakhir, beliau dinyatakan masih sehat. Sedangkan calon jemaah haji termuda, yaitu Zahra Hafitasari warga Desa Protomulyo, Kaliwungu Selatan, lahir 7 Desember 2004 atau berusia 19 tahun,” ujarnya.(HS)

Pelajar Ditemukan Tak Bernyawa di Kos Semarang, Korban Disebut Putri Pj Gubernur di Papua

Kendalikan Sampah Makanan, Pemkot Semarang Canangkan Program ‘Garang Asem’