78.625 Masyarakat Telah Divaksin, Target Selanjutnya Lansia

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat menijau proses vaksinasi tokoh agama di MAJT Semarang, Rabu (9/3/2021).

 

HALO SEMARANG – Masyarakat lanjut usia (lansia) menjadi target dan prioritas vaksinasi tahap ini. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menuturkan, jika lansia menjadi fokus pemerintah untuk segera mendapatkan program vaksinasi.

“Pada periode sebelumnya, prioritas kita ada pada pelayan publik, TNI, Polri, pemerintah kota atau ASN. Dan fokus berikutnya adalah lansia,” tutur Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang tersebut, baru-baru ini.

Hendi menerangkan, jika pada tahap pertama di Kota Semarang telah dilakukan vaksinasi kepada 78.625 orang. Pemerintah Kota Semarang juga menargetkan vaksinasi tahap 2 akan berjalan lebih cepat.

Hendi pun meminta kepada masyarakat khususnya warga lansia yang belum divaksin untuk tetap tenang.

“Buat masyarakat Semarang terutama lansia yang sampai hari ini belum menerima vaksin dapat mendaftarkan diri secara online. Lalu dari hasil pendaftaran online, nanti akan diberitahu via SMS atau via Whatsapp untuk bisa segera datang ke tempat lokasi vaksin,” terang Hendi.

Adapun untuk pendaftaran online bisa dilakukan dengan mendaftar pada laman https://smg.city/vaksinlansia dengan mengisi NIK atau Nomor Induk Kependudukan dan Nomor KK.

Setelah melakukan pendaftaran online secara otomatis, database akan tersimpan di Dinas Kesehatan yang kemudian akan menyampaikan informasi lewat SMS atau Whatsapp terkait jadwal vaksinasi.

Di Kota Semarang sendiri puluhan ribu orang lanjut usia (lansia) telah divaksin Covid-19. Meski belum seluruhnya karena logistik vaksin harus dibagi dengan kelompok lain, namun lansia menjadi sasaran terbanyak untuk mendapat vaksin Covid-19.

Dan angka tersebut akan terus bertambah, karena antusiasme warga lanjut usia untuk mendapatkan vaksin Covid-19 cukup besar.

Sementara Mochamad Abdul Hakam, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang juga mengatakan, salah satu kendala pada vaksinasi lansia adalah masih ada yang belum melek teknologi karena pendaftaran dilakukan secara daring.

“Puskesmas bekerja sama dengan para lurah untuk memudahkan. Petugas kami juga disiapkan untuk membantu,” tutur Hakam.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.