67 Santri Berprestasi Peroleh Penghargaan Dari Pondok Modern Selamat

Penyerahan penghargaan kepada 67 santri berprestasi, di Halaman Pondok Modern Selamat Kendal, Rabu (24/3/2021).

 

HALO KENDAL – Pengurus Yayasan Pondok Modern Selamat (PMS) Kendal memberikan penghargaan kepada 67 santri berprestasi dalam kejuaraan tingkat nasional dan provinsi selama pandemi Covid-19 di Halaman PMS Kendal, Rabu (24/3/2021).

Penghargaan meliputi, 47 santri peraih juara tingkat nasional, 5 santri peraih juara tingkat provinsi, dan 15 santri berprestasi di bidang keagamaan.

Pembina Pondok Modern Selamat, Sri Idayanti mengatakan, penghargaan berupa uang pembinaan diberikan kepada santrinya atas prestasi yang diperoleh selama pandemi Covid-19.

“Tercatat 120 prestasi tingkat nasional, provinsi dan kabupaten berhasil diraih santri kami selama pandemi Covid-19 berlangsung. Meliputi bidang pelajaran matematika, fisika, kimia, biologi, bahasa Inggris, bidang organisasi sekolah, dan beberapa bidang lainnya,” terangnya.

Sri Idayanti menambahkan, penghargaan juga diberikan kepada santri berprestasi di bidang agama yang memiliki kecakapan dalam berkhotbah dan menjadi imam salat.

“Kami bangga kepada semua santri. Ini adalah penyerahan apresiasi kedua selama setahun. Ada puluhan juara nasional dan provinsi berhasil diraih. Semua itu tidak terlepas dari bimbingan para guru dan juga bakat para santri sendiri,” ungkapnya.

Sri Idayanti juga berharap, prestasi yang sudah diperoleh tidak menutup semangat santri untuk membawa prestasi-prestasi lain hingga tingkat internasional.

“Dengan ketelatenan, semua pasti akan termotivasi supaya lebih disiplin. Semoga kelak apa yang sudah diperoleh bermanfaat bagi semua orang,” tutup Sri Idayanti.

Sementara itu salah seorang guru mata pelajaran Bahasa Inggris, Sri Maryati menambahkan, untuk memompa semangat anak, ia kerap menggembleng anak didik agar lebih giat dalam berlatih dan belajar.

“Saya dan kawan guru lainnya, dengan senang hati apabila anak didik mau bertanya langsung kepada kami terkait materi pembelajaran. Sehingga dapat memperoleh pemahaman yang maksimal,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Sri Maryati, orang tua santri juga bisa memantau perkembangan anak-anaknya secara berkala. Sehingga kolaborasi antara guru dengan siswa akan sejalan dengan harapan orang tua masing-masing.

“Memang apapun yang terjadi harus tetap belajar dan terus semangat. Ilmu di dunia ini bisa dipelajari selama ada kemauan. Tidak boleh patang menyerah,” tuturnya.

Satu di antara santri berprestasi adalah Khilda Afridati Wahda (17) asal Jepara yang saat ini duduk di kelas XII IPA di SMA PMS Kendal.

Khilda membuktikan diri bahwa pandemi Covid-19 bukan menjadi tantangan untuknya dalam meraih prestasi, dan itu ia buktikan dengan menyabet tiga gelar. Baik juara tingkat nasional dan provinsi.

Masing-masing adalah medali emas bidang Studi Biologi pada kejuaraan Olimpiade Pelajar Indonesia 2021, medali perak pada Kompetisi Sains Indonesia (KSI) POSI Tahun 2021 tingkat Jawa Tengah, dan medali perunggu pada Olimpiade Numerasi dan Literasi Indonesia (ONLI) POSI 2021 tingkat Jateng.

“Terakhir dapat medali emas kejuaraan Olimpiade Biologi. Semuanya online, ada 200-an pesaing dari berbagai daerah. Saya berharap, prestasi yang saya dapatkan ini nantinya bisa menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.