in

60 Persen Penyakit Manusia Bisa Dihindari dengan Biasa Mencuci Tangan

Sumber : WHO

 

HALO KLATEN – Sejak wabah Covid-19 melanda dunia, imbauan untuk mencuci tangan terus digaungkan. Di banyak tempat, mulai dari rumah sakit, restoran, hingga ATM pun kemudian disediakan tempat cuci tangan.

Tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, dokter Anggit Budiarto, juga mengingatkan pentingnya sering-sering cuci tangan ketika beraktifitas, khususnya hendak makan.

Selain sebagai bagian dari kebiasaan hidup bersih dan sehat, di masa pandemi Covid-19, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjadi salah satu upaya penting menghindari penularan Covid-19, selain memakai masker dan menjauhi kerumunan.

“Banyak masyarakat yang belum tahu, kalau kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir itu sangat besar manfaatnya. Menurut penelitian para ahli 60% penyakit manusia itu bisa dihindari dengan hanya menjaga kebiasaan mencuci tangan. Apalagi di masa pandem. Maka rajin-rajinlah mencuci tangan dengan sabun secara benar,” kata dokter Anggit, seperti dirilis Klatenkab.go.id.

Anjuran cuci tangan ini, disampaikan pula oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO). Dalam laman resminya, WHO mengatakan kebersihan tangan adalah tindakan terpenting untuk menghindari penularan kuman berbahaya dan mencegah infeksi dalam perawatan kesehatan.

Ada beberapa cara mencuci tangan, menurut WHO. Ketika tangan tidak terlihat kotor, membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer berbahan dasar alkohol, adalah cara yang praktis, lebih cepat, lebih efektif, dan lebih ditoleransi oleh tangan, dibanding mencuci dengan sabun dan air.

Namun demikian jika tangan telihat kotor, maka mencucinya menggunakan sabun dan air, merupakan cara yang harus ditempuh. Hal ini penting dilakukan, termasuk oleh tanaga medis, ketika tangannya terkena oleh darah, cairan tubuh lainnya, atau setelah menggunakan toilet.

Jika terpapar terhadap patogen pembentuk spora potensial yang diduga kuat atau terbukti, termasuk Clostridium difficile, mencuci tangan dengan sabun dan air adalah cara yang lebih disukai.

Clostridium difficile (C. difficile) adalah bakteri yang menyebabkan diare ringan hingga berat dan kondisi radang usus besar. C. difficile adalah penyebab paling sering dari diare menular di rumah sakit dan fasilitas perawatan jangka panjang di Kanada, serta di negara-negara industri lainnya.

Karena itu rajin mencuci tangan, merupakan cara hidup yang perlu terus dibudayakan, bukan hanya pada masa pandemi seperti sekarang ini, tetapi juga ketika dalam kehidupan sehari-hari ketika wabah tidak terjadi. (HS-08)

Share This

Bangkitkan Minat Bertani, 30 Pemuda di Klaten Tandur Bareng Mentik Wangi Merah

Pemkab Purworejo Siapkan Gedung Diklat Sebagai Layanan Isolasi Terpusat