60 Penyelam Polda Metro Jaya Dikerahkan Cari Korban Pesawat Sriwijaya Air

Foto : Tribratanews.polri.go.id

 

HALO SEMARANG – Sebanyak 60 penyelam dari Polda Metro Jaya, dikerahkan untuk membantu mencari korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ 182, yang diperkirakan jatuh di wilayah Kepulauan Seribu.

“Ada 60 orang penyelam yang sudah disiapkan,” kata Kapolda Metro Jaya, Irjen polisi Fadil Imran, di Dermaga JICT II Tanjung Priok, seperti dirilis Tribratanews.polri.go.id, Minggu (10/1).

Kapolda menjelaskan tim penyelam itu bertugas di bawah kendali operasi (BKO) dari Korbrimob Polri, yang memiliki kemampuan pencarian dan penyelamatan (search and rescue / SAR) di laut.

Mereka ikut bersama kapal dari Polair Mabes Polri dan berkoordinasi dengan Koarmada I TNI AL. Dua kapal dari Polres Kepulauan Seribu, juga telah melakukan pencarian.

Pasukan Elit TNI

Sementara itu, Pasukan elit TNI dari Kopaska dan Denjaka ikut diturunkan mencari korban dan puing Pesawat Sriwijaya Air yang diduga jatuh di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Panglima Koarmada I TNI AL, Laksama Muda TNI Abdul Rasyid menegaskan pihaknya telah menemukan titik koordinat lokasi jatuhnya pesawat dan telah disebarkan ke seluruh unsur personel terdekat.

“Semuanya merupakan potensi SAR, apa pun yang dilakukan, kami akan sampaikan kepada pihak Basarnas,” jelas Panglima Koarmada I.

Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ 182 hilang kontak pada pukul 14.40 WIB. Pesawat diperkirakan jatuh di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Pesawat itu membawa penumpang 46 dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi, pilot-kopilot, satu petugas keselamatan penerbangan (safety flight officer) dan tiga awak kabin. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.