6.700 Tenaga Medis di Kendal, Siap Menerima Vaksin Covid-19

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, dr Budi Mulyono.

 

HALO KENDAL – Vaksin untuk virus Covid-19 yang sudah dibagikan pemerintah untuk 14 provinsi di Indonesia, perlu adanya tempat khusus untuk penyimpanan hingga ke tingkat daerah baik kota maupun kabupaten.

Mengingat pentingnya penyimpanan vaksin untuk virus Covid-19, Pemerintah Kabupaten Kendal juga sudah menyiapkan tempat khusus yang dinilai aman.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kendal, dr Budi Mulyono, di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Selasa (5/1/2021).

Menurutnya, terkait dengan pendistribusian vaksinasi Covid-19, langkah pertama yang sudah dilakukan adalah dengan menyiapkan tempat khusus penyimpanan.

“Kami sedang siapkan tempat di dekat gudang obat Dinkes Kendal, dan untuk syarat penyimpanan kita sudah punya,” ujar Budi.

Dijelaskan, untuk vaksinator atau tenaga vaksinnya, pihaknya sudah menyiapkan lokasi di 30 Puskesmas, seluruh rumah sakit di Kendal, baik rumah sakit negeri maupun swasta.

“Kemudian juga di klinik milik Polres Kendal, klinik Harapan Mulya, dan klinik Ultramedika, yang mana semua sudah tertera dalam persyaratannya. Jadi tempat penyimpanan vaksin, juga harus ada dokternya, ada medisnya, dan para medisnya” jelas Budi.

Dia juga menambahkan, sesuai dengan jadwal pemerintah pusat, untuk pemberian vaksin akan dimulai sejak Januari 2021 sampai dengan Maret 2022.

“Penerima vaksin yang pertama adalah tenaga kesehatan, dan di Kendal ada 6.700 lebih yang sudah terdaftar, kemudian petugas penanganan publik, seperti TNI, Polri, atau petugas yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Selanjutnya masyarakat yang rentan, dan terakhir masyarakat umum,” imbuhnya.

Menurut Budi, bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat umum yang mendapatkan vaksin akan diberitahu melalui notifikasi SMS blasting dari Pemerintah Pusat Peduli Covid-19.

Selain itu, lanjutnya, bersamaan dengan vaksinasi Kejadian Paska Imunisasi (KIPI), Dinkes Kabupaten Kendal juga sudah menyiapkan alat dan obat-obatan untuk KIPI.

“Kami sudah menyiapkan obat dan alat-alat disetiap fasilitas kesehatan yang melakukan vaksinasi untuk mengatasi hal yang tidak diinginkan paska imunisasi,” pungkas dr Budi. (HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.