in

56 SD dan 21 SMP di Boyolali Uji Coba PTM, Syaratnya Izin Orang Tua

Siswa SD Negeri 2 Ampel, mengerjakan ujian sekolah menggunakan sistem no paper test atau ujian tanpa kertas, yang dilakukan secara tatap muka, beberapa waktu yang lalu. Minggu (5/9). (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Puluhan SD dan SMP di Boyolali, mulai Senin (6/9) hingga Sabtu (11/9), akan melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Semua siswa yang mengikuti PTM, harus sudah mendapat izin tertulis orang tua masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Boyolali, Darmanto, menjelaskan sebelumnya pihaknya telah melaksanakan uji coba PTM di SMP 1 Boyolali.

Setelah dinilai berhasil, kegiatan serupa pun diberlakukan di sekolah-sekolah lain. Disdikbud juga sudah mengeluarkan surat edaran mengenai PTM, kepada sekolah-sekolah itu, sesuai arahan Bupati Boyolali.

Adapun mengenai pelaksanaannya, seluruh sekolah yang ditunjuk untuk uji coba, harus memenuhi persyaratan. Jadi setiap kecamatan terdapat satu SMP, kemudian untuk SD juga kita mulai SD inti.

“Prosedur dan SOP nya sama yang kami lakukan di SMP Negeri 1 Boyolali. Jika mereka sudah memenuhi norma seperti yang ada di SMP 1, maka sudah bisa dimulai,” kata dia, seperti dirilis Boyolali.go.id.

Darmanto berharap, dengan adanya uji coba PTM di SMP 1 masing-masing kecamatan, bisa menjadi contoh bagi SMP lain dan SD yang ada di kecamatan tersebut.

Adapun jumlah keseluruhan SD di Kabupaten Boyolali sebanyak 598 dan SMP ada 100 sekolah. Selain itu, pihaknya juga akan memerintahkan kepada koordinator TK dan PAUD untuk melihat praktik baik yang dilaksanakan di SD.

“Harapannya, jenjang PAUD mudah-mudahan minggu kedua ketiga September juga bisa diberi kesempatan untuk PTM. Meskipun kalau di PAUD, karena anak-anak peserta didiknya itu pendekatannya lebih kepada pendekatan individual, maka bedanya ada pada porsi anak,” ungkapnya.

Darmanto menambahkan, pelaksanaan uji coba PTM ini tidak diwajibkan bagi seluruh siswa, karena syarat mutlak siswa mengikuti PTM adalah dengan surat izin tertulis dari orang tua.

“Jika orang tua mengizinkan, maka anak-anak boleh PTM. Jika orang tua tidak mengizinkan, maka harus dilayani pembelajarannya secara daring,” tandasnya. (HS-08)

Share This

Siswa Masuk Sekolah, Usaha Konfeksi di Kudus Mulai Menggeliat

41 Tahun Puasa Emas Indonesia di Paralimpiade Berakhir, Jokowi Telepon Tim Merah Putih