in

530 PNS Terima SK Kenaikan Pangkat, Bupati Sragen Minta PNS Jaga Integritas

Penyerahan SK kenaikan pangkat secara simbolis oleh Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen, Selasa (17/10/2023). (Foto : sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Sebanyak 530 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sragen, menerima Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat periode Oktober 2023.

SK kenaikan pangkat diserahkan secara simbolis  oleh Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen, Selasa (17/10/2023).

Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sragen, Kurniawan Sukowati, mengatakan sebanyak 536 PNS diusulkan menerima SK kenaikan pangkat.

Namun dari jumlah itu, hanya 530 yang menerima SK Kenaikan Pangkat. Adapun enam orang lainnya tidak bisa menerima karena tidak memenuhi syarat.

“Hari ini 530 PNS menerima SK dari total 536 usulan Kenaikan Pangkat. Terdiri atas Golongan II dari jumlah 56 orang, Golongan III jumlah 389 orang, Golongan IV a – IV b jumlah 75 orang dan Golongan IV/c jumlah 10 orang,” terangnya.

Adapun enam PNS yang tidak memenuhi syarat, 1 orang di antaranya belum mengikuti Diklat PIM; 2 orang tidak bisa ikut pengangkatanan JF; 1 orang tidak ada SK perpindahan dari terampil ke ahli; 1 orang belum ada SK Kenaikan jenjang jabatan perawat penyelia; dan 1 orang belum ada SK kenaikan jenjang jabatan perawat mahir.

“Saat ini periode usulan kenaikan pangkat yang semula hanya dua periode dalam satu tahun yaitu April dan Oktober saja, akan diubah menjadi 6 periode dalam satu tahun yaitu periode Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Namun pelaksanaan periode tersebut masih menunggu surat edaran dari BKN,” kata dia.

Sementara itu Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati memberikan apresiasi atas kenaikan pangkat para PNS Kabupaten Sragen.

Menurutnya PNS memiliki jenjang karir serta aturan dan regulasi yang jelas sehingga banyak orang yang berminat menjadi PNS.

Pemerintah Kabupaten Sragen telah memberikan apresiasi kepada 51%  tenaga honorer yang telah mengabdi selama sekian tahun dengan diberikan penghargaan untuk mengikuti PPPK melalui jalur khusus sehingga memiliki kesempatan menjadi PNS menjadi besar.

“Teman-teman yang menjadi PNS harus bersyukur. Setiap dua tahun sekali mendapat kenaikan gaji berkala, dan ada kenaikan pangkat. Saya berpesan jangan lupa membayar zakat melalui Baznas dan bershodaqoh melalui Matra.” katanya.

Dia menerangkan penataan SDM di Kabupaten Sragen itu telah dijalankan secara transparan dan akuntabel. Hal itu terus dilaksanakan secara konsisten sejak Ia menjabat sebagai Bupati. Untuk itu Ia meminta komitmennya mulai dari atas hingga lini yang paling bawah.

“Dalam proses pengurusan pelayanan kenaikan pangkat tidak ada satu rupiah pun yang diminta dari BKPSDM. Artinya Seluruh proses pengurusan SK tidak dipungut biaya dengan kata lain gratis. Saya berusaha memberikan contoh dan jika yang dibawah masih melakukan praktek seperti itu. Tentu harus ada evaluasi,” tegasnya.

Ia mengapresiasi BKPSDM Kabupaten Sragen menjadi institusi yang berkualitas dan memiliki integritas dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya melayani ASN di Kabupaten Sragen.

“Untuk itu iklim yang sudah baik, yang sudah ditanamkan ini agar dipertahankan. Tapi menjaganya perlu komitmen dan konsistensi, bukan hanya Bupati tapi seluruh lini yang paling bawah. Dari pemerintahan sampai ke tingkat desa,” kata dia. (HS-08)

Deklarasikan Mahfud MD Jadi Cawapres, Megawati Titip Pesan ke Istri Ganjar

Beri Sarana Berlatih Atlet Panjat Tebing, Pemkab Boyolali Bangun Wall Climbing