in

Luncurkan Inovasi Kependudukan, Kebumen Dinilai Cepat Respons Kebijakan Pemerintah Pusat

Launching program inovasi baru berupa Layak Menikah Ijabah dan Balada Pak-KIS oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. (Foto : Kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN  – Kabupaten Kebumen dinilai sebagai wilayah yang paling cepat dalam merespon kebijakan Pemerintah Pusat, terkait digitalisasi layanan adiministrasi kependudukan. Inovasi yang dilakukan Pemkab Kebumen ini, bisa menjadi acuan bagi daerah lain untuk berinovasi.

Apresiasi pada Pemkab Kebumen tersebut disampaikan Plt Sekretaris Ditjen Dukcapil Kemendagri, Akhmad Sudirman Tavipiyono, saat menghadiri launching program inovasi baru berupa Layak Menikah Ijabah dan Balada Pak-KIS, yang diluncurkan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. Inovasi ini merupakan implementasi dari program Go Layanan Administrasi Kependudukan (Go-Lak)

Lebih lanjut Akhmad Sudirman Tavipiyono, mengatakan dengan adanya berbagai inovasi ini, Kebumen sudah jauh lebih maju dari kabupaten-kabupaten lain.

“Saya lihat sendiri perkembangan sangat cepat, dan saya rasa apa yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Kebumen bisa menjadi percontohan bagi kabupaten-kabupaten lain. Karena belum semua kabupaten memiliki program digitalisasi layanan masyarakat yang memadai. Kebumen termasuk kabupaten yang cepat dalam melakukan inovasi sistem layanan publik,” kata dia, seperti dirilis Kebumenkab.go.id.

Sementara itu menurut Bupati, dua program yanng dilaunching di Hotel Mexolie, Kebumen, Kamis (16/9) tersebut, merupakan terobosan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kebumen, dalam mengimplementasikan visi misi Bupati, untuk mempermudah layanan administrasi masyarakat dengan sistem jemput bola, berbasis teknologi digital.

“Program ini diluncurkan untuk memberikan layanan yang cepat, tepat, akurat, mudah, dan aman kepada masyarakat, dengan menggunakan inovasi berbasis teknologi informasi,” kata Bupati.

Program Layak Menikah Ijabah, merupakan kolaborasi dari Kementerian Agama Kabupaten Kebumen dengan Disdukcapil, sebagai ‘Kado Manten’ pasangan yang menikah.

Dengan program ini, setelah ijab qabul, pengantin baru tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil, untuk mengurus Kartu Keluarga, dan pergantian status di e-KTP.

“Dengan program ini, pengantin baru tidak perlu lagi repot-repot datang ke kantor untuk mengurus Kartu Keluarga atau mengubah status pada e-KTP. Jadi setelah sah menikah, otomatis data kependudukan calon pengantin langsung berubah,” terang Bupati.

Adapun Balada Pak-Kis kata Bupati, merupakan inovasi lanjutan dari Layak Menikah Ijabah dan keluarga yang memiliki anak baru lahir. Inovasi ini bisa kita sebut “Kado Anak”, karena tujuannya yang memang memberikan pelayanan membahagiakan khususnya bagi orang tua dan bayi yang baru lahir.

Layanan itu berupa sudah tersedianya Paket Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak, dan Kartu Indonesia Sehat, yang merupakan kerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Kebumen.

“Sekali lagi pelayanan ini saya harapkan dapat mempercepat dan menghemat waktu dalam mengurus dokumen, karena banyak manfaat atas pemenuhan dokumen kependudukan yang lahir atas program Balada Pak-Kis ini,” tutur Bupati.

Manfaat itu, lanjut Bupati, yakni untuk pemenuhan hak anak, keperluan yang membutuhkan bukti identitas anak, meningkatkan kepemilikan akta kelahiran, mencegah terjadinya perdagangan anak, hingga akses ke bantuan pendidikan dan kesehatan.

“Tentu saja inovasi ini juga mendukung Kabupaten Kebumen sebagai kabupaten/kota layak anak dan juga untuk membangun database kependudukan yang valid dan up to date,” ucap Bupati.

Bupati menambahkan, pemerintah Kabupaten Kebumen juga sudah mempunyai mobil layanan untuk pembuatan e-KTP dari Disdukcapil. Mobil ini merupakan upaya jemput bola pemerintah untuk menjangkau layanan pembuatan e-KTP untuk masyarakat yang jauh dari perkotaan.

Dalam launcing program inovasi Layak Menikah Ijabah dan Balada Pak-KIS juga turut dihadiri oleh Plt Sekretaris Ditjen Dukcapil Kemendagri, Akhmad Sudirman Tavipiyono, Kepala Disdukcapil Kebumen Maskhemi, Kepala Kantor Kemenag Kebumen H. Panut, dan Kepala Dispermades Provinsi Jawa Tengah Sugeng Riyanto. (HS-08)

Share This

Kapal Pengayoman IV Terbalik di Perairan Nusakambangan, 2 Orang Meninggal Dunia

Datang ke Desa Kedungagung Purworejo, Fatimah Agus Bastian Tinjau Produk UP2K