in

5 Keluarga Korban Kebakaran Rumah Terima Bantuan dari Baznas Blora

Penyerahan bantuan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora, kepada lima keluarga korban musibah kebakaran rumah, di wilayah Wulung Randublatung. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora memberikan bantuan kepada lima keluarga korban musibah kebakaran rumah, di wilayah Wulung Randublatung, belum lama. Bantuan sebesar Rp 58,5 juta itu,  merupakan sumbangngan dari zakat ASN / PNS Kabupaten Blora, yang dihimpun oleh Baznas.

“Terima kasih kepada seluruh ASN dan PNS Kabupaten Blora, yang telah menyisihkan rezekinya untuk dizakatkan melalui Baznas. Uluran zakat panjenengan semua telah dirasakan manfaatnya oleh 5 keluarga korban kebakaran, yang rumahnya hangus di wilayah Wulung Randublatung. Semoga berkah untuk semuanya,” kata Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi, baru-baru ini, seperti dirilis Blorakab.go.id.

Dia juga mengucapkan turut berduka, atas musibah kebakaran yang terjadi 24 Juli lalu itu. Bupati berpesan kepada seluruh warga Kabupaten Blora, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaannya, karena saat ini masih musim kemarau.

Peristiwa kebakaran yang menghanguskan lima rumah warga di wilayah RT 01, RW 02, Kelurahan Wulung, Kecamatan Randublatung pada 24 Juli 2021 itu, mengakibatkan kerugian ratusan juta.

Guna meringankan beban kerugian tersebut, Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi pun meminta Baznas Kabupaten Blora, untuk turun ke lapangan memberikan bantuan.

Bantuan diserahkan beberapa waktu lalu, disaksikan sejumlah pejabat.

Ketua Baznas Kabupaten Blora KH Ali Muchdhor MPd I, menyampaikan bahwa besaran bantuan untuk lima keluarga korban kebakaran total Rp 58,5 juta.

“Ada yang berupa pembangunan rumah baru, ada yang untuk memperbaiki atap rumah yang rusak karena terbakar sebagian, dan santunan karena rumahnya sudah diperbaiki secara mandiri. Jadi sebelumnya kami terjunkan tim untuk survey dahulu,” kata Mbah Ali, sapaan KH Ali Muchdhor.

Adapun rincian bantuan yang disalurkan, di antaranya pembangunan tiga unit rumah kayu senilai masing-masing Rp 17 juta untuk keluarga Sri Lastari, Agus Suprihatin, dan Lasidin.

Kemudian perbaikan atap rumah Majito senilai Rp 5 juta, dan santunan untuk keluarga Sunarti senilai Rp 2,5 juta.

Sri Lastari, salah satu penerima bantuan pembangunan rumah kayu mengucapkan banyak terima kasih karena tidak membayangkan akan bisa mempunyai rumah lagi secepat ini.

“Dua minggu lalu rumah kami ludes habis dilalap api, atas bantuan Bapak Ibu semuanya kini saya punya rumah lagi untuk berteduh. Maturnuwun untuk sedayanipun. Maturnuwun sanget. Semoga Allah Swt membalas kebaikan Bapak, Ibu semuanya,” ucapnya singkat. (HS-08).

Share This

“Komunikasi” dengan Keris ala Mbah Mulyono

Peringati HUT RI, GOW Blora Gelar Diskusi Bahas Kelompok Rentan