in

44 Pemuda Mendaftar Pemilihan Duta Wisata Kota Pekalongan

Sumber : Pekalongankota.go.id

 

HALO PEKALONGAN – Sebanyak 44 dari generasi milineal, terdiri atas 29 perempuan dan 15 laki-laki, telah mengumpulkan berkas pendaftaran ajang Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kota Pekalongan.

Ajang ini merupakan tradisi tahunan, yang diselenggarakan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dinparbudpora), untuk mempromosikan segala potensi yang dimiliki oleh Kota Pekalongan.

Hal itu disampaikan Kasi Pemasaran Pariwisata, Yuni Arsih, Rabu (6/10), berkaitan dengan perkembangan ajang pemilihan duta wisata tersebut.

Lebih lanjut disampaikan, pemilihan mas dan mbak duta wisata tahun 2021 akan melalui suatu rangkaian yang cukup panjang. Karena saat ini ajang pemilihan berlangsung dalam masa pandemi Covid-19, pelaksanaanya pun disesuikan dengan upaya mencegah penyebaran penyakit itu.

Untuk saat ini, tahapan yang sedang berlangsung adalah seleksi administrasi, hingga 8 Oktober mendatang.

“Untuk pengumuman administrasi, sekaligus technical meeting, akan dilaksanakan 12 Oktober. Seleksi selanjutnya pada 13 Oktober, kemudian diambil 10 pasang mas dan mbak, untuk dikarantina dan tampil di grand final. Para peserta harus selalu mengikuti update informasi pelaksanaan di @adwika.kotapekalongan,” kata dia seperti dirilis Pekalongankota.go.id.

Lebih lanjut, Dinparbudpora bersama Asosiasi Duta Wisata (Adwika) setempat, telah melakukan sosialisasi dan roadshow, di tingkat kelurahan,kecamatan, dan sekolah untuk menjaring potensi-potensi millenial muda Pekalongan.

Ia berharap, kepada mbak dan mas yang terpilih, tidak hanya mempromosikan pariwisata, tetapi program-program lain yang harus dikomunikasikan. Duta wisata memiliki peranan penting, untuk menyampaikan potensi, kekayaan alam, sekaligus visi Kota Pekalongan untuk membangun Kota Pekalongan lebih maju.

“Meskipun saat ini pariwisata baru mulai menggeliat lagi karena adanya pandemi. Mudah-mudah mereka, para duta wisata itu, nantinya bisa mengenalkan kota Pekalongan dengan cara yang kekinian. Tidak hanya batik saja tetapi juga kulinernya, budaya masyarakat, dan sebagainya,” katanya. (HS-08)

Share This

HBN Dongkrak Kunjungan Museum Batik Kota Pekalongan

Sistem Pengendalian Banjir dan Rob di Kota Pekalongan Mulai Digarap