in

42 Perpustakan Desa Dirancang Terintegrasi Dengan Perpusda Kendal

Pembangunan Gedung Pelayanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Kendal.

 

HALO KENDAL – Rencana menghubungkan Perpustakaan Daerah (Perpusda) dengan Perpustakaan Desa (Perpusdes) akan direalisasikan pada awal 2022 nanti setelah gedung perpusda baru selesai dibangun.

Plt Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kendal, Ircham Chalid menjelaskan, saat ini sudah terbentuk 42 perpustakaan desa yang tersebar di beberapa kecamatan.

“Sebelas di antaranya sudah berkonsep inklusi yang sudah dioperasikan untuk masyarakat,” jelasnya, Senin (6/9/2021).

Dikatakan, saat ini pihaknya masih merancang program aplikasi yang nantinya bisa menghubungkan perpustakaan daerah dengan semua perpustakaan desa berbasis digital.

“Ini untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses letak buku. Masih kita siapkan program aplikasi smartphone, agar perpusda dengan perpusdes terkoneksi,” ujar Ircham.

Nanti, lanjutnya, masyarakat bisa mengetahui koleksi buku di perpusda dan perpusdes. Untuk data base di perpusda sudah siap, tinggal kombinasikan dengan perpustakaan desa.

Sementara itu, terkait pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah, Ircham menyebut, akan terus memantau percepatan pembangunannya.

“Gedung dua lantai di atas lahan seluas 4.606 meter persegi itu direncanakan selesai dibangun pada akhir 2021,” ungkap Ircham.

Akan tetapi, pihaknya menarget gedung perpusda ini selesai dibangun lebih cepat 1 bulan dengan menelan anggaran Rp 10 miliar.

“Sisanya, kelengkapan sarana dan prasarana pendukung, taman, halaman, juga pagar pembatas digarap Pemerintah Kabupaten Kendal mulai awal 2022,” papar Ircham.

Ditambahkan, saat ini, pekerjaan bangunan sudah mencapai 30 persen, dalam proses pengecoran lantai dua. Lebih cepat 18 persen dari target yang sudah ditetapkan.

“Selain menyuguhkan ruang baca umum, perpustakaan berkonsep the light library ini bakal menyuguhkan ruang baca digital, ruang diskusi, ruang khusus lansia, podcast, ruang audio visual, perpustakaan disabilitas, referensi pustakawan, dan juga sarana umum seperti musala dan toilet,” imbuh Ircham.

Ia juga mengaku, pihaknya sudah mengajukan anggaran untuk memenuhi sarana pendukung perpustakaan baru melalui APBD 2022 nanti.
Beberapa kebutuhan lain juga mulai dipersiapkan seperti 37.412 eksemplar dengan 23.689 judul buku, dan persiapan penyediaan e-book.

“Begitu gedung selesai dibangun, kita berharap bisa langsung dilengkapi sarpras dan segera digunakan. Untuk e-book mudah-mudahan teranggarkan di 2022, termasuk anggaran taman hingga komputer, dan lain-lain,” pungkasnya.(HS)

Share This

Tak Kecewa Gagal Kalahkan Persija, PSS Fokus Laga Berikutnya

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Selasa (7/9/2021)