in

40 Ribu Orang di Wonogiri Sudah Divaksin Covid-19

Pembukaan Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka Kwarcab Wonogiri, Selasa (25/5) di Kompleks Setda Kabupaten Wonogiri. (Foto : Wonogirikab.go.id)

 

HALO WONOGIRI – Lebih dari 40 ribu orang di Kabupaten Wonogiri, sudah menjalani vaksinasi Covid-19. Jumlah tersebut dipastikan bertambah, karena setiap ada alokasi, akan segera diberikan kepada masyarakat. Pemkab meminta masyarakat untuk tidak takut divaksin, karena ini merupakan ikhtiar untuk memerangi Covid-19.

“Capaian ini tidak bisa dikatakan besar atau kecil. Yang harus dipahamkan bahwa Kabupaten Wonogiri, Pemerintah Daerah tidak memiliki otoritas untuk mencapai berapa persen vaksinasi. Yang kita pastikan, adalah berapa kuota berapa vial vaksin yang didistribusikan ke Kabupaten Wonogiri, kami pastikan akan segera diimplementasikan dengan melakukan vaksinasi,” kata Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Selasa (25/5), seperti dirilis Wonogirikab.go.id.

Seusai Pembukaan Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka Kwarcab Wonogiri, Selasa (25/5) di Kompleks Setda Kabupaten Wonogiri, Bupati mengatakan bahwa fasilitas vaksinasi sudah siap di Kabupaten Wonogiri, baik dari vaksinator yang berjumlah 399 orang, 39 fasilitas kesehatan (34 puskesmas dan 5 rumah sakit, juga dari segi anggaran, properti pendukung lainnya pun dikatakan siap.

“Tidak ada kendala di kami. Tinggal kami menunggu kebijakan Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi, berapa kuota yang didistribusikan di Kabupaten Wonogiri,” katanya.

Bupati mengajak masyarakat untuk bersedia divaksin, karena ini merupakan ikhtiar bersama untuk mencegah penularan Covid-19, khususnya di Kabupaten Wonogiri. Guna menunjang percepatan pelaksanaan vaksinasi, Pemerintah Kabupaten Wonogiri juga telah menggelar vaksinasi pendampingan, bagi para kelompok lanjut usia atau lansia, di rumah Bupati Wonogiri, di Desa Jaten, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Selasa 18 Mei 2021 silam.

Joko Sutopo mengatakan bahwa yang dimaksud dengan vaksinasi pendampingan, yakni satu kader melakukan sosialisasi atau mendampingi lima lansia, agar bersedia divaksin.

Adapun lokasi vaksinasi, dilakukan di rumah tokoh dan ada pendampingan dari para kader desa. Ini akan menumbuhkan pemahaman berbasis kultural. Masyarakat akan menjadi lebih teredukasi dalam memahami vaksinasi.

“Setelah digelar di Desa Jaten, Pemkab dan Satgas akan melakukan evaluasi terkait efektivitas vaksinasi di rumah tokoh. Jika muncul pemahaman yang baik bagi lansia, akan dimodifikasi dan dikembangkan ke masing-masing kecamatan,” terangnya. (HS-08)

Share This

Bupati Karanganyar Minta Tenaga Kesehatan Terus Edukasi Masyarakat

Pemilik Ratusan Rokok Ilegal Ditangkap Di Kabupaten Grobogan