in

394 Haji Asal Indonesia Meninggal di Tanah Suci

Makam Baqi di Madinah. (Foto: Kemenag.go.id)

 

 

HALO SEMARANG – Sebanyak 394 warga Negara Indonesia, sejak awal keberangkatan hingga Operasional ibadah haji sudah memasuki hari ke-56, meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji.

Menurut data yang dihimpun Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama, dari 394 orang itu, sebanyak 376 di antaranya adalah haji reguler dan 18 lainnya haji khusus.

Data juga menunjukkan, sebagian besar dari mereka, yakni 313 orang meninggal di Makkah. Adapun lainnya, ada yang meninggal di Madinah (37), Mina (32), Arafah (6), dan Jeddah (6).

Mayoritas yang meninggal, yakni 173  orang, berusia lebih dari 71 tahun. Sementara untuk mereka yang meninggal pada rentang usia 61 – 70, sebanyak 133 orang, rentang usia 51 – 60 sebanyak 70 orang, dan rentang sampai usia 50 sebanyak 18 jemaah.

Untuk 376 haji reguler yang meninggal, antara lain berasal dari 14 embarkasi pemberangkatan, dengan rincian: Banjarmasin (BDJ) 8 orang; Balikpapan (BPN) 14 jemaah; Batam (BTH) 24 orang; Aceh (BTJ) 11 jemaah;  Jakarta – Pondok Gede (JKG)  43 orang;

Selain itu Jakarta – Bekasi (JKS) 37 orang; Kertajati (KJT) 20 orang; Kualanamu (KNO) 19 orang;  Lombok (LOP)  6 orang; dan Padang (PDG) 11 orang.

Juga dari Palembang (PLM) 22 jemaah; Solo (SOC): 64 orang; 13) Surabaya (SUB) 68 orang; dan Makassar (UPG) 29 orang.

Sebanyak 18 orang wafat lainnya merupakan jemaah haji khusus yang berangkat melalui sejumlah Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Proses pemberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci berlangsung sejak 12 Mei – 11 Juni 2024.

Total ada 213.275 jemaah haji reguler yang diberangkatkan ke Arab Saudi, 229 kloter (kelompok terbang) berangkat pada gelombang pertama dan mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, 324 berangkat pada gelombang II dan mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Setelah menjalani puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) pada 14 – 19 Juni 2024, jemaah haji Indonesia secara bertahap dipulangkan ke Tanah Air.

Pemulangan jemaah haji Indonesia yang berangkat pada gelombang I berlangsung dari 22 Juni – 4 Juli 2024. Sebanyak 183 kloter pulang dari Jeddah, sedang 46 kloter pulang dari Madinah (Garuda tidak mendapatkan slottime di Jeddah). Saat ini masih berlangsung proses pemulangan jemaah haji yang berangkat pada gelombang II, 4 – 22 Juli 2024. (HS-08)

Tradisi Malam Suro, Tombak Abirawa dan 70 Pusaka Dijamas

Buka FGD ‘Kendal Sahabat Anak’, Ini Harapan Wabup Kendal