350 Atlet Jalani Tes Fisik Program Semarang Emas KONI Kota Semarang

Salah satu atlet Kota Semarang yang mengikuti tes fisik di GOR Tri Lomba Juang Semarang, Rabu (7/4/2021).

 

HALO SEMARANG – Sebanyak 350 atlet dari 56 cabang olahraga, mengikuti tes fisik program Semarang Emas KONI Kota Semarang.

Tes fisik dilaksanakan di GOR Tri Lomba Juang Semarang, Senin-Kamis (5-8/4/2021).

Helly Sulistiyanto Wakil Ketua II Bidang Bina Prestasi (Binpres) KONI Kota Semarang mengatakan, tes fisik atlet ini sebagai bagian dari program Semarang Emas, untuk meningkatkan prestasi atlet.

Semua atlet yaang terdata di cabang olahraga naungan KONI Kota Semarang, diwajibkan mengikuti tes fisik ini.

“Tujuan tes fisik untuk mengukur standar fisik atlet kami. Nantinya hasil tes fisik akan jadi panduan dan evaluasi, apa saja yang harus ditingkatkan para atlet. Cabor akan kami beri hasil, untuk panduan apa saja program yang dibutuhkan agar fisik atlet memenuhi standar KONI Kota Semarang,” katanya, Rabu (7/4/2021).

Beberapa hal yang dilihat dalam tes fisik ini di antaranya ketahanan fisik dan tubuh atlet, kecepatan, kekuatan dan ketahanan otot, reflek, berat badan dan tinggi badan.

Bila ada hal yang dinilai belum standar, maka atlet melalui cabor diminta untuk meningkatkan sektor fisik yang kurang ideal tersebut.

“Tujuan mengukir standar fisik atlet. Hasil tes fisik ink akan dievaluasi, untuk mengklasifikasikan fisik atlet. Hal ini berkaitan dengan program latihan ke depan. Apa yang dibutuhkan atlet. Standar cabang olahraga untuk fisik dasar atlet kami samakan,” katanya.

Sementara Ketua Umum KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan, tantangan KONI Kota Semarang di tahun 2021 dan tahun 2022 semakin berat.

Pasalnya, selain harus bisa merealisasikan target mempertahankan gelar juara umum Porprov Jateng 2022, juga harus mampu melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi di Kota Semarang.

Maka untuk itu berbagai program disiapkan, salah satunya Program Semarang Emas ini.

“Karena situasi masih pandemi, tapi kami harus berjuang mempertahankan juara umum Porprov 2022 di Pati Raya. Dan yang paling penting KONI juga harus melahirkan atlet-atlet baru yang mampu berprestasi di kancah religional maupun nasional,” ujar Arnaz.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.