in

33 Ribu Siswa SMP Bakal Divaksin

Bupati Boyolali M Said Hidayat melihat vaksinasi remaja di SMP 1 Boyolali. Jumat (23/07) (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, terus berupaya memperkuat imunitas masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Salah satunya dengan vaksinasi pada para siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Boyolali, mulai Jumat (23/7).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Boyolali, Darmanto, mengatakan program vaksinasi tersebut salah satunya dilakukan di SMP 1 Boyolali.

Sebanyak 819 siswa SMP 1 Boyolali, mendapatkan vaksin jenis Sinovac. Selanjutnya, 33.000 siswa SMP, baik negeri maupun swasta, secara bertahap akan mendapatkan vaksin. Setelahnya akan menyasar 3.000 siswa SD. Dengan demikian imunitas kelompok terbentuk.

“Harapan kita semua kondisi peta resiko  membaik, tentu pembelajaran tatap muka secara terbatas bisa kita laksanakan dalam rangka kita bisa mendampingi tumbuh kembang anak dan tetap prioritas kesehatan dan keselamatan,” ungkap Darmanto, seperti dirilis Boyolali.go.id.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali, Sherly Jeanne Kilapong, mengungkapkan pihaknya telah mendata seluruh remaja berusia 12-18 tahun di Kabupaten Boyolali dan meminta faskes termasuk Puskesmas, untuk membantu dalam pelaksanaan vaksinasi untuk remaja.

“Iya kita mulai hari ini. Vaksinasi lainnya tetap berjalan di setiap faskes dan untuk SMP kami sudah mendata sasarannya. Kami rencanakan juga faskes Puskesmas yang akan melaksnakan dan juga faskes lainnya yang akan membantu,” katanya.

Pihaknya mengaku akan terus melaksanakan program vaksinasi sesuai dengan jumlah dropping vaksin dari Dinkes Provinsi Jawa Tengah.

Sementara itu, Bupati Boyolali, M. Said Hidayat yang berkesempatan melihat secara langsung vaksinasi di usia remaja mengapresiasi langkah Dinkes Kabupaten Boyolali. Siswa SMP kelas VII, VIII dan IX telah terjadwal untuk pelaksanaan vaksinasi, dengan harapan dapat menurunkan penyebaran Covid-19 di usia remaja.

“Harapan kita setelah anak-anak nanti tervaksin, per hari ini vaksinasi pertama, kita harapkan nanti sesuai jadwal vaksinasi kedua, disitulah kita uji cobakan dan kita berdoa untuk segera ada penurunan Covid-19 di Kabupaten Boyolali,” ujar Bupati Said.

Kabupaten Boyolali yang kini dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III tetap akan menerapkan pedoman mengenai aturan aturan dalam pembelajaran tatap muka. Kebijakan tersebut diambil hingga perkembangan Covid-19 di Kabupaten Boyolali menurun. (HS-08)

Share This

77.840 Keluarga Bakal Terima Bansos Beras PPKM Darurat

Bupati Terima Bantuan Dana Sarpras Penanganan Covid-19