31 PNS di Jepara Masuki Masa Pensiun 1 Maret

Bupati Jepara Dian Kristiandi (kiri) menyerahkan bingkisan kepada Pensiunan ASN Jepara di Gedung Shima Jepara. (Foto : Jepara.go.id)

 

HALO JEPARA – Sebanyak 31 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Jepara, mulai 1 Maret 2021 memasuki masa pensiun. Dari jumlah tersebut masih didominasi oleh para guru di Kabupaten Jepara. Sisanya, pejabat struktral, dan 3 fungsional umum.

Surat Keputusan (SK) pensiun, diserahkan Bupati Jepara Dian Kristiandi, didampingi Sekda Jepara Edy Sujatmiko, dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara Ony Sulistyawan, di Gedung Shima Setda Jepara. Hadir pula perwakilan PT Taspen Cabang Semarang, perwakilan Bank Jateng Cabang Jepara.

Bupati Jepara Dian Kristiandi, mengatakan dari 31 PNS yang pensiun, sebanyak 27 orang merupakan tenaga kependidikan, 1 pejabat struktural, dan 3 fungsional umum.

Saat memberikan sambutan, Andi mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian mereka, sehingga dapat mendorong kemajuan di bidang pendidikan, dan tata kelola pemerintahan yang baik di Kabupaten Jepara.

“Terima kasih atas pengabdian terbaik bapak, ibu dan kepada Pemkab Jepara, sehingga pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dapat berjalan dengan baik dan lancar,” kata Andi seperti dirilis Jepara.go.id.

Meskipun sudah memasuki masa purna, semangat pengabdian harus tetap berjalan. Masa pensiun adalah sebuah keniscayaan yang akan dilalui setiap PNS. Namun itu tidak boleh menjadi halangan, untuk dapat terus memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

“Tugas boleh berakhir, usia boleh bertambah, raga boleh menua, namun pengabdian kepada negara tidak boleh terhenti,” katanya.

Sebagai bentuk pelayanan kepada calon penerima pensiun, maka mekanisme SK Pensiun telah menggunakan sistem klaim otomatis. Di mana para pensiunan, tidak perlu mengurus usulan pensiun dan Taspen. Karena sudah ditangani BKD dan dibantu Bank Jateng Cabang Jepara sebagai mitra bayar Pemkab Jepara.

Masing-masing pensiunan menerima hak pensiun berupa SK Pensiun, piagam pengahargaan, surat pemberitahuan tunjangan hari tua (THT), surat pemberitahuan pensiun pertama, dan Surat Keterangan Penghentian Pembayaran (SKPP), dan Kartu Identitas Pensiun (Karip) yang sekarang menjadi Smart Card.

“Karena masih dalam masa pandemi, saya mengajak untuk menjaga protokol kesehatan, sambil menunggu giliran vaksinasi,” ujar Andi. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.