3.609 Tenaga Kesehatan Demak Jadi Penerima Vaksin Pertama

Simulasi pelaksanaan vaksin Covid-19, di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, beberapa waktu lalu. (Foto : Jatengprov.go.id)

 

HALO DEMAK – Sebanyak 3.609 tenaga kesehatan di Kabupaten Demak, akan menjadi penerima vaksin Covid-19 tahap pertama. Mereka mendapat prioritas karena merupakan kelompok rentan penularan Covid-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, Heri Winarno menyampaikan pemberian vaksin Covid-19 akan dilakukan secara bertahap.

Setelah tenaga kesehatan, tahapan berikutnya TNI, Polri serta pihak yang terlibat dalam pelayanan publik, seperti pegawai bank dan guru.

“Sesuai arahan pusat untuk tahapan ini akan diprioritaskan kepada tenaga kesehatan,” ujarnya, seperti dirilis Jatengprov.go.id, belum lama.

Disampaikan, setelah vaksinasi perdana pada Presiden, Rabu (13/1/2021), vaksinasi Covid-19 akan dilakukan serentak di tingkat daerah.

“Selanjutnya akan dilaksanakan vaksinasi secara serentak ke tingkat daerah di 34 provinsi di Indonesia, pada 14 hingga 15 Januari,” lanjutnya.

Adapun cara masyarakat mendapatkan vaksin tersebut, lanjut Heri, nantinya masyarakat akan mendapatkan pesan singkat atau sms dari Kominfo.

Mereka kemudian diminta mendaftar dan memilih tempat faskes yang digunakan sebagai pelaksanaan vaksinasi. Selanjutnya, mereka akan dijadwal sesuai waktu dan tempat yang masyarakat pilih.

“Karena pelaksanaan vaksinasi, ini kami menggunakan aplikasi P-care. Untuk itu, kami melibatkan IT BPJS untuk pelaksanaannya,” imbuh Heri.

Heri menegaskan, penerima vaksin tidak hanya untuk pengguna BPJS. Bagi masyarakat umum yang tidak mempunyai BPJS, jika mereka sebagai sasaran, tetap akan dapat vaksin.

Ditambahkan, pelaksanaan vaksinasi di Demak akan dilakukan di satu rumah sakit dan 27 puskemas. Heri mengharapkan, support semua pihak untuk mengajak masyarakat melaksakan vaksinasi.

“Saya berharap semakin banyak yang di vaksinasi, akan terjadi kekebalan kelompok. Jadi jika kekebalan kelompok terbentuk insyaallah pandemi ini akan hilang,” kata dia. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.