in

26 Sumur Minyak Peninggalan Belanda di Kendal Akan Difungsikan

Sumur minyak peninggalan Belanda di Dusun Klantung Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, Kendal.

 

HALO KENDAL – Adanya 26 sumur minyak di Dusun Klantung, Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, menjadi perhatian Bupati Kendal, Dico M Ganinduto.

Hal ini disampaikan Dico M Ganinduto saat meninjau rencana pembangunan jalan Desa Sojomerto Kecamatan Gemuh sampai Desa Kalices Kecamatan Patean, Selasa (21/9/2021).

Menurut Dico, pihaknya akan mempelajari berapa kandungan minyaknya, dan apakah bisa dimanfaatkan.

“Saya baru tahu di sini ada sumur-sumur minyak peninggalan Belanda, jumlahnya ada 26. Kita akan pelajari dulu, kita lihat dulu seperti apa kandungannya. Apabila bisa diberdayakan, kita akan komunikasikan dengan kementerian terkait,” terangnya.

Selain itu lanjut Dico, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Perhutani sebagai pemilik lahan.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kendal, Kun Cahyadi yang mendampingi bupati mengatakan, selama ini pihak koperasi hanya sebagai pengepul minyak yang ditambang warga.

“Pengepul dari masyarakat yang mengumpulkan hasil yang diperoleh warga dari sumur-sumur itu, kemudian dijual ke koperasi, dan koperasi berkerja sama dengan pihak ketiga untuk penjualannya,” terang Kun.

Dijelaskan 26 titik-titik sumur minyak di wilayah Sojomerto ini, meski peninggalan Belanda namun masih berfungsi.

Berfungsi, menurut Kun dalam pengertian bisa untuk digali. Tapi cara penentuan terakhir adalah nilai ekonomisnya.

“Bentuknya bahan minyak mentah atau bisa bahan baku jadi minyak tanah, bensin maupun solar dan lain-lain. Itu kan kandungannya nanti sampai ke atas-atas kualitas untuk bensin dan lain-lain,” jelas Kun.

Disampaikan, waktu itu PT Pertamina sempat hendak mengeksplorasi, tapi masih terkendala nilai ekonomisnya. Sehingga dihentikan.

“Mungkin nanti kalau sudah ada investor, mereka akan menghitung ulang,” pungkas Kun Cahyadi.(HS)

Share This

Ditresnarkoba Polda Jateng Amankan Sabu-sabu Siap Edar Seberat 900 Gram

Wujudkan Kekebalan Kelompok, Warga Perantauan Diberikan Akses Kemudahan Vaksin