in

25 Ribu Tenaga non-ASN di Jateng, Terancam Terkena Pemutusan Hubungan Kerja

Perwakilan Persatuan non ASN Daerah Jateng saat mengadu ke Komisi A DPRD Jateng di Semarang, Jumat (29/7/2022).

HALO SEMARANG – Sekurangnya 60% tenaga non aparatur sipil negara (ASN) di Jawa Tengah akan terkena imbas penghapusan non ASN pada 28 November mendatang. Hal itu disampaikan Ketua Satu Nada (Persatuan non ASN Daerah) Jateng, Arif Muliyanto di Semarang, Jumat (29/7/2022).

Menurutnya, hampir sekitar 25 ribu tenaga non ASN ini akan terkena imbas pemutusan kerja. Pasalnya, mereka tidak memiliki kesempatan bersaing dengan fresh graduate karena sudah lama berkecimpung di dunia kerja.

“Teman-teman non ASN ini rata-rata sudah kerja lama, tentu berbeda dengan teman-teman yang baru lulus yang masih fresh,” terang Arif.

Oleh karenanya, mekanisme Computer Assisted Test (CAT) bagi calon ASN, sangat tidak adil bagi tenaga honorer ataupun non ASN. Apalagi mereka didesak waktu seiring kebijakan pemerintah pusat yang akan menghapuskan keberadaan non ASN pada 28 November mendatang.

Di sisi lain, banyak tenaga non ASN yang berada di sektor terdepan dalam pelayanan. Baik di bidang retribusi, pariwisata, hingga pelayanan kepada publik secara langsung.

Padahal tidak jarang masih ada daerah yang memberikan gaji non ASN di bawah UMK. Pasalnya, kemampuan menggaji tenaga non ASN memang disesuaikan dengan kemampuan daerah masing-masing.

Oleh karena itulah, Arif bersama rekan-rekannya di Satu Nada, berupaya mencari keadilan dengan menemui Komisi A DPRD Jateng untuk mengadukan nasib mereka.

Ketua Komisi A DPRD Jateng, Muhammad Saleh berupaya mendukung perjuangan non ASN ini. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan KemenPAN RB dan Kemendagri untuk menunda penghapusan non ASN di 28 November besok.

“Kita cari solusi terbaik dulu, stop dulu jangan di 28 November sebelum ketemu solusi yang sama-sama adil karena teman-teman non ASN ini juga banyak jadi ujung tombak pemerintah daerah. Khawatirnya nanti pelayanan menjadi timpang kalau mereka tidak ada,” tandasnya.(HS)

GINSI Jateng Sosialisasikan Dua Aturan Baru Permendag

Opsi Baru di Lini Depan The Hammers